KalbarOke.Com – Pemerintah Kota Singkawang menegaskan bahwa disiplin dan percepatan kerja aparatur menjadi agenda utama memasuki awal 2026. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie saat memimpin Apel Gabungan ASN pada Jumat (2/1/2026) di halaman Kantor Wali Kota.
“Ini babak baru di awal 2026. Disiplin harus dijaga dan timeline kerja disusun lebih rapi sesuai program yang telah direncanakan,” kata Tjhai Chui Mie. Seluruh ASN diminta segera menyusun jadwal kerja terukur.
Kerapian perencanaan kerja dinilai berpengaruh langsung terhadap kualitas tata kelola pemerintahan daerah secara keseluruhan. Wali Kota menginginkan program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan tepat waktu tanpa ada kendala administratif.
Setiap perangkat daerah diwajibkan menjadikan kepuasan publik sebagai prioritas utama dalam menjalankan tugas harian. Koordinasi antar instansi harus diperkuat guna meminimalisir adanya keluhan masyarakat terkait birokrasi yang lamban.
Tjhai Chui Mie memberikan instruksi khusus kepada BKPSDM untuk mendata ASN yang tidak hadir dalam apel tanpa alasan jelas. Sikap tegas ini diambil demi menjaga marwah kedisiplinan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang.
“Kepala OPD harus tegas. ASN yang bolos apel tanpa keterangan akan diberikan sanksi,” ujarnya dengan nada menekankan. Ia tidak ingin adanya pembiaran terhadap perilaku pegawai yang tidak disiplin sejak awal tahun.
Pada kesempatan yang sama, Pemkot Singkawang resmi mengangkat 813 PPPK paruh waktu guna memperkuat kinerja layanan. Formasi tersebut terdiri dari 728 tenaga teknis, 45 tenaga guru, serta 40 orang tenaga kesehatan.
Pengangkatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para mantan honorer untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Perubahan status ini membawa tanggung jawab besar dalam meningkatkan kualitas layanan publik daerah.
“Kita angkat para honorer menjadi PPPK paruh waktu agar lebih bersemangat bekerja,” jelas Wali Kota. Ia berharap kehadiran mereka memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Singkawang pada masa mendatang.
Seluruh aparatur diminta membuktikan kinerjanya melalui aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga. Tertib administrasi dan respons cepat terhadap persoalan lapangan menjadi kunci utama kesuksesan pemerintahan di tahun 2026.
Ringkasan Berita
• Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie memimpin apel perdana 2026 pada Jumat, 2 Januari 2026, dengan menekankan kedisiplinan ketat bagi seluruh ASN.
• Wali Kota menginstruksikan pemberian sanksi bagi ASN yang bolos apel tanpa keterangan dan meminta BKPSDM melakukan pendataan kehadiran secara akurat.
• Sebanyak 813 tenaga honorer resmi diangkat menjadi PPPK paruh waktu yang terdiri dari tenaga teknis, guru, serta nakes guna memperkuat pelayanan publik.
• ASN diminta menyusun jadwal kerja dan timeline yang rapi agar program pembangunan tahun 2026 dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran bagi masyarakat.
• Tjhai Chui Mie mengingatkan para Kepala OPD agar tidak membiarkan pelayanan publik berjalan lambat atau mempersulit urusan administratif warga Singkawang.






