KalbarOke.com – Menteri Perdagangan Budi Santoso resmi membuka The 24th International Franchise License & Business Concept Expo (IFRA) 2025 di Jakarta, Jumat 29 Agustus 2025.
Dalam sambutannya, Mendag menegaskan bahwa pameran IFRA tahun ini sejalan dengan tiga program prioritas Kementerian Perdagangan, khususnya pengamanan pasar dalam negeri melalui pengembangan kewirausahaan nasional.
“Pameran IFRA bukan sekadar ajang bisnis, melainkan sarana untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional. Kami mendorong pelaku waralaba untuk tidak hanya fokus di pasar domestik, tetapi juga berani melakukan ekspansi ke luar negeri,” ujar Budi Santoso.
Untuk mendukung langkah itu, Kemendag menyiapkan jaringan perdagangan internasional yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha, yaitu 25 Atase Perdagangan dan Konsulat Dagang serta 19 Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) yang tersebar di berbagai negara.
Dorong Waralaba Indonesia Go Global
Mendag berharap IFRA 2025 bisa melahirkan peluang usaha baru yang berdaya saing tinggi. “Semoga pameran ini menjadi sarana efektif untuk membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah bagi pelaku waralaba Indonesia,” imbuhnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal Shoffan Shofwan, Kepala Biro Hubungan Masyarakat N.M. Kusuma Dewi, Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar, Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung, serta Counsellor (Commercial) dari Department of International Trade Promotion Ministry of Commerce Thailand Kumtornpol Buapatch.
Dengan adanya IFRA 2025, Indonesia diharapkan semakin siap menjadi salah satu pemain utama dalam industri waralaba global, sekaligus memperkuat posisi produk dan brand lokal di pasar internasional. (*/)
Artikel ini telah dibaca 27 kali