KalbarOke.com – Upaya pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar kembali membuahkan hasil. Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah pria dewasa warga negara Spanyol pada Minggu (4/1/2026).
Jenazah ditemukan sekitar pukul 08.47 WITA saat Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran lanjutan di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat. Korban ditemukan dalam kondisi terapung tidak jauh dari lokasi kejadian kapal wisata tersebut tenggelam.
Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, membenarkan penemuan jenazah tersebut. “Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah pria dewasa warga negara Spanyol di perairan Selat Padar. Saat ini jenazah telah dievakuasi untuk proses pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut,” ujarnya.
Setelah ditemukan, jenazah segera dievakuasi menggunakan Kapal KN SAR Punta Dewa milik Basarnas dan dibawa menuju Labuan Bajo. Sekitar pukul 10.15 WITA, jenazah tiba di Pelabuhan Labuan Bajo dan langsung dibawa ke RSUD Komodo untuk dilakukan visum et repertum serta proses identifikasi oleh tim medis dan Biddokkes Polda NTT sesuai prosedur Disaster Victim Identification (DVI).
Kombes Pol Henry menegaskan bahwa seluruh proses evakuasi dan identifikasi dilakukan secara profesional, humanis, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan instansi terkait.
Seiring masih adanya korban yang belum ditemukan, operasi pencarian resmi diperpanjang selama tiga hari ke depan. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi bersama seluruh unsur Tim SAR Gabungan.
“Operasi pencarian kami perpanjang tiga hari karena masih ada korban yang belum ditemukan dan adanya temuan baru di lokasi pencarian,” jelas Kabidhumas.
Atas arahan Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko, seluruh unsur SAR terus dikerahkan secara maksimal, baik melalui penyisiran laut, patroli perairan, maupun penggunaan peralatan SAR guna mempercepat proses pencarian korban lainnya.
Polda NTT juga mengimbau masyarakat dan nelayan yang beraktivitas di sekitar Selat Padar dan perairan sekitarnya untuk segera melapor kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan korban atau bangkai kapal. (*/)






