KalbarOke.Com — Yayasan GEPSAN, sebuah lembaga rehabilitasi narkoba dan pemulihan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berlokasi di Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, tengah berjuang mengoptimalkan pelayanan di tengah keterbatasan sarana. Saat ini, pihak yayasan sangat mengharapkan adanya dukungan nyata dari pemerintah maupun para donatur untuk keberlangsungan program kemanusiaan mereka.
Hal tersebut mencuat saat kunjungan pembinaan dan silaturahmi yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya, Tito Fratno, pada Rabu (28/1/2026).
Pengurus lapangan Yayasan GEPSAN, Rinve, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 26 pasien yang tengah menjalani proses pemulihan intensif. Untuk meningkatkan kenyamanan para pasien, yayasan sedang berupaya melakukan renovasi asrama, namun prosesnya masih bergantung pada bantuan material dari para dermawan.
“Yayasan GEPSAN saat ini sedang melakukan renovasi asrama bagi para pasien. Renovasi tersebut dilakukan dengan memanfaatkan material bangunan yang sebagian besar berasal dari sumbangan para donatur yang peduli,” jelas Rinve.
Meski bantuan dari masyarakat terus mengalir, Rinve menegaskan bahwa peran pemerintah sangat krusial dalam memastikan pelayanan sosial ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Dukungan dari pemerintah pusat maupun daerah diharapkan dapat hadir untuk memperkuat infrastruktur dan operasional yayasan yang telah banyak membantu masyarakat dalam menangani kasus narkoba dan ODGJ.
Selain kebutuhan asrama pasien, pihak yayasan juga sedang mengupayakan pembangunan rumah bagi pengurus lapangan agar pengawasan dan pendampingan terhadap pasien dapat dilakukan secara lebih maksimal selama 24 jam.
“Pihak yayasan juga membuka kesempatan bagi para donatur yang tergerak untuk memberikan bantuan, khususnya dalam pembangunan rumah bagi pengurus lapangan guna mendukung keberlangsungan pelayanan,” tambahnya.
Kemenag Kubu Raya melalui penyuluhnya menegaskan akan terus memberikan pendampingan spiritual bagi para pasien. Namun, dari sisi fasilitas, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta (donatur) menjadi kunci utama agar Yayasan GEPSAN tetap bisa menjadi tumpuan bagi mereka yang mencari kesembuhan dan pemulihan di wilayah Sungai Ambawang.
Ringkasan Berita
*Yayasan GEPSAN di Desa Lingga, Sungai Ambawang, saat ini merawat 26 pasien rehabilitasi narkoba dan ODGJ.
*Renovasi asrama pasien saat ini dilakukan secara mandiri dengan mengandalkan material dari sumbangan donatur.
*Pengurus yayasan mengharapkan adanya perhatian dan bantuan modal/fasilitas dari pemerintah pusat maupun daerah.
*Pihak yayasan membuka pintu bagi dermawan yang ingin membantu pembangunan rumah pengurus untuk meningkatkan pengawasan pasien.
*Kemenag Kubu Raya memberikan dukungan moral dan spiritual melalui pembinaan keagamaan rutin bagi penghuni yayasan.






