KalbarOke.com – Sebanyak 3.500 atlet dari 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat dipastikan ambil bagian dalam Festival Olahraga Masyarakat Provinsi atau Forprov II Kalbar yang akan berlangsung di Kota Singkawang pada 5 hingga 12 Juli 2026.
Ajang olahraga masyarakat terbesar di Kalimantan Barat tersebut diperkirakan tidak hanya menjadi arena kompetisi dan hiburan, tetapi juga mampu mendongkrak sektor pariwisata serta ekonomi kreatif daerah.
Ketua Pelaksana Forprov II Kalbar, Marshall, mengatakan jumlah peserta yang telah terdaftar hingga awal Juni mencapai sekitar 3.500 orang dan masih berpotensi bertambah menjelang penutupan pendaftaran.
“Pelaksanaan Forprov II akan berlangsung pada 5–12 Juli 2026 dengan diikuti sekitar 3.500 peserta. Ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan pengunjung yang datang ke Kota Singkawang,” kata Marshall, Jumat, 5 Juni 2026.
Menurut dia, jumlah tersebut belum termasuk pelatih, ofisial, pendamping, hingga suporter yang diperkirakan turut memadati Kota Singkawang selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Marshall mengatakan panitia bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Barat, KORMI Kota Singkawang, dan Pemerintah Kota Singkawang terus mematangkan berbagai persiapan teknis.
Fokus utama panitia saat ini meliputi kesiapan venue pertandingan, akomodasi peserta, layanan kesehatan, hingga pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Sebanyak delapan lokasi telah disiapkan sebagai arena pelaksanaan Forprov II, yakni Lapangan Krida Mandala, Rumah Adat Melayu Serumpun, GOR Bantilan, Mess Daerah, Stadion Kridasana, Kantor Wali Kota Singkawang, Gedung STIE Mulia, dan Lapangan STIH Singkawang.
Sementara itu, Ketua KORMI Kota Singkawang, Mubarak, mengatakan rangkaian Forprov II akan diawali dengan karnaval budaya yang melibatkan seluruh peserta, pelatih, dan ofisial dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.
“Karnaval akan menjadi pembuka kegiatan. Seluruh peserta akan berjalan dari Mess Daerah menuju Kantor Wali Kota Singkawang dengan menampilkan atribut dan budaya khas daerah masing-masing,” ujar Mubarak.
Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi antar daerah, Forprov II juga akan mempertandingkan berbagai cabang olahraga masyarakat dengan total 1.500 medali yang diperebutkan. “Kami telah menyiapkan 22 dewan juri dan sebanyak 1.500 medali untuk para peserta,” kata dia.
Pemerintah Kota Singkawang berharap pelaksanaan Forprov II dapat memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal, terutama sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan usaha mikro kecil menengah selama ribuan peserta dan pengunjung berada di kota tersebut. (*/)







