Bagas Maulana Menjajal Ganda Campuran, Langsung Menang Telak di Pontianak

Bagas Maulana menjalani debut ganda campuran bersama Indah Cahya Sari Jamil di Pontianak International Challenge 2026 dan menang dua gim. Foto: Ist

KalbarOke.com — Bagas Maulana memulai babak baru dalam kariernya dengan mencoba nomor ganda campuran. Turun bersama Indah Cahya Sari Jamil, pemain yang selama ini dikenal sebagai spesialis ganda putra itu langsung mencatat kemenangan meyakinkan di Polytron Pontianak International Challenge 2026.

Bagas/Indah menyingkirkan pasangan Selandia Baru, Daniel Mcmillan/Camellia Zhou, pada babak 32 besar (R32) ganda campuran di Pontianak, Kamis, 27 Agustus 2026. Mereka menang dua gim langsung 21-5, 21-13.

Bagi Bagas, kemenangan tersebut bukan sekadar tiket menuju babak 16 besar. Pertandingan itu menjadi pengalaman awalnya menjalani pertandingan resmi di sektor ganda campuran setelah cukup lama berkutat di ganda putra. “Rasanya sangat berbeda, cukup tegang karena pertama turun di ganda campuran,” kata Bagas seusai pertandingan.

Ia mengakui masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan karakter permainan ganda campuran. Dalam ganda putra, Bagas terbiasa bermain dengan pasangan yang sama-sama memiliki karakter permainan berbeda dibandingkan ketika berduet dengan pemain putri. “Sudah terlalu lama saya main ganda putra dan ini awal untuk saya ke depannya supaya bisa lebih bagus,” ujar dia.

Baca :  BWF Nilai Pontianak Layak Jadi Tuan Rumah Dua Turnamen Bulutangkis Internasional, Ini Alasannya

Adaptasi itu juga menjadi perhatian Indah. Sejak awal pertandingan, ia berusaha mengingatkan Bagas agar menyesuaikan pengembalian bola karena pola permainan ganda campuran tidak sama dengan ganda putra.

“Dari awal Indah sudah terus mengingatkan untuk tidak salah melakukan pengembalian karena yang satunya sekarang pemain putri, bukan dua-duanya pemain putra,” kata Bagas.

Meski menghadapi pasangan yang belum memberikan perlawanan ketat, Bagas menilai pertandingan berjalan sesuai rencana. Ia dan Indah mampu menjaga komunikasi serta menjalankan pola permainan yang telah disiapkan.

Indah mengatakan kemenangan pada laga perdana itu menjadi modal penting. Namun, ia tidak ingin terlena dengan kemenangan besar tersebut. “Hari ini di pertandingan pertama alhamdulillah cukup lancar. Walau lawannya belum terlalu bisa diajak adu, di lapangan dari komunikasi dan pola sudah lumayan baik,” ujar Indah.

Menurut dia, tantangan terbesar justru terletak pada proses menyelaraskan pola permainan dengan Bagas. Perbedaan latar belakang sektor membuat keduanya harus melakukan sejumlah penyesuaian. “Dari awal persiapan, pola permainan yang benar-benar kami coba selaraskan karena Kak Bagas dari ganda putra, ada perbedaan cara bermain,” kata Indah.

Baca :  Kemarau! Polwan Polres Sekadau Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih ke Warga

Kemenangan atas Mcmillan/Zhou membawa Bagas/Indah ke babak 16 besar yang dijadwalkan berlangsung pada sore hari. Lawan berikutnya diperkirakan memiliki kualitas permainan lebih tinggi sehingga ujian sesungguhnya bagi pasangan baru itu baru dimulai.

Indah menyadari persaingan akan semakin berat seiring berjalannya turnamen. “Di babak 16 besar sore nanti pasti setiap babak lawannya semakin bagus. Jadi kami akan menyiapkan lagi,” kata dia.

Bagi Bagas dan Indah, babak berikutnya menjadi kesempatan untuk mengukur seberapa jauh eksperimen ganda campuran ini bisa berkembang. Mereka tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membangun chemistry di lapangan. “Siapa yang siap, mereka yang akan menang,” ujar Indah. (deL)