Bhayangkari Polres Kubu Raya Sabet Juara Padel HKG Ke-74 Usai Menang Telak

Bhayangkari Polres Kubu Raya sukses meraih juara pertama cabang olahraga padel HKG Bhayangkari ke-74 usai menumbangkan tim Propam Polda Kalbar 6-1. Foto: dok Humas Polri

KalbarOke.com — Riuh tepuk tangan dan gema dukungan penonton memenuhi tribun GOR Kemala Bhayangkari, Jalan Adisucipto, Kabupaten Kubu Raya, Senin malam, 12 Oktober 2026. Di lapangan beralas rumput sintetis yang terkurung dinding kaca itu, laga puncak cabang olahraga padel peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Bhayangkari ke-74 tingkat Polda Kalimantan Barat berlangsung panas.

Sejak awal set, tim padel Bhayangkari Polres Kubu Raya tampil dominan. Memperagakan ritme permainan cepat dengan variasi smash tajam dan penempatan bola yang presisi, mereka terus menekan pertahanan lawan dari Bhayangkari Propam Polda Kalbar.

Papan skor akhirnya mengunci keunggulan mutlak. Bhayangkari Polres Kubu Raya menyegel podium tertinggi usai mengandaskan perlawanan Bhayangkari Propam Polda Kalbar dengan skor telak 6-1. Sementara itu, posisi runner-up diisi oleh tim Bhayangkari Propam Polres Kubu Raya yang sebelumnya bertanding ketat hingga partai final.

Kemenangan menyakinkan ini menjadi torehan prestasi tersendiri bagi Bhayangkari Polres Kubu Raya dalam turnamen yang diikuti jajaran pengurus Bhayangkari se-Polda Kalbar tersebut.

Kapolres Kubu Raya, Ajun Komisaris Besar Polisi Rensa S. Aktadivia, memberikan apresiasi tinggi atas capaian kontingennya. Lewat Kasubsi Penmas Ajun Inspektur Satu Ade, Kapolres menyampaikan bahwa performa solid di lapangan refleksi dari kekompakan dan latihan disiplin.

“Capaian ini merupakan hasil yang membanggakan dan diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus berprestasi, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Ade saat membacakan pesan Kapolres pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Ade menambahkan, ajang olahraga dalam rangkaian HKG Bhayangkari tak sekadar mengejar piala atau unjuk kebolehan teknik. Olahraga padel—yang belakangan tengah digandrungi—dioperasikan sebagai ruang interaksi informal untuk mencairkan sekat antarwilayah tugas.

“Melalui olahraga, para anggota membangun komunikasi, menumbuhkan rasa saling menghargai, dan memperkuat solidaritas tanpa memandang dari satuan atau polres mana mereka berasal,” tuturnya.

Melalui spirit persaudaraan di arena pertempuran sportivitas tersebut, peringatan HKG Bhayangkari ke-74 diharapkan kian mempererat silaturahmi seluruh anggota keluarga besar Polri di Kalimantan Barat, baik di dalam organisasi maupun kontribusi nyata di tengah masyarakat. (J-Mus)