Indeks

Rumah Gudang Sembako dan Petasan Terbakar di Sintang, Api Diduga Dipicu Korsleting

Rumah yang digunakan sebagai gudang sembako dan penyimpanan petasan terbakar di Serawai, Sintang. Polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Foto: dok Humas Polri

KalbarOke.com — Sebuah rumah yang difungsikan sebagai gudang sembako sekaligus tempat penyimpanan petasan dan kembang api terbakar di Dusun Sakai Purang, Desa Muara Kota, Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Rabu, 16 September 2026.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Rumah milik Juliadi, 31 tahun, saat itu dalam keadaan kosong karena tidak ada penghuni di dalamnya. Juliadi baru mengetahui rumahnya terbakar setelah pulang dari bengkel. Saat tiba di lokasi, api sudah melalap bangunan. Kobaran juga menyambar petasan dan kembang api yang disimpan di lantai dua.

Situasi tersebut membuat api cepat membesar. Juliadi kemudian menghubungi Polsek Serawai melalui telepon untuk meminta bantuan. Personel Polsek Serawai bersama anggota Brimob, TNI dan masyarakat bergerak menuju lokasi. Mereka berupaya memadamkan api sekaligus mencegah kobaran menjalar ke bangunan di sekitar rumah.

Sekitar pukul 18.00 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menghanguskan bangunan dan barang-barang di dalamnya. Kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp200 juta.

Kapolsek Serawai AKP Bambang mengatakan petugas langsung merespons laporan korban dengan mengerahkan personel gabungan. “Kami langsung merespons laporan yang disampaikan korban dengan mengerahkan personel bersama Brimob, TNI dan masyarakat. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Bambang.

Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi menduga api berasal dari korsleting listrik di bagian lantai atas rumah. Di lantai tersebut tersimpan petasan dan kembang api. Material yang mudah terbakar itu diduga membuat kobaran api berkembang dengan cepat.

“Dari hasil pengecekan awal, api diperkirakan berasal dari korsleting listrik di lantai atas. Di bagian tersebut terdapat penyimpanan petasan dan kembang api sehingga api dengan cepat membesar. Namun, untuk penyebab pastinya masih kami dalami,” kata Bambang.

Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan sumber api dan penyebab kebakaran. Penanganan di lokasi juga dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan bagi warga sekitar.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat mengenai risiko kebakaran dari instalasi listrik, terlebih jika di dalam bangunan terdapat barang yang mudah terbakar. Bambang meminta masyarakat memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala dan tidak menempatkan bahan mudah terbakar secara sembarangan di dalam rumah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta tidak menyimpan bahan yang mudah terbakar secara sembarangan, terlebih di dalam rumah. Langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari kejadian serupa,” ujarnya.

Polsek Serawai masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Polisi juga memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap aman setelah api berhasil dikendalikan. (*/)

Exit mobile version