Siswi NTT Lolos SMA Taruna Bhayangkara, Chreestella Maritza Lewati 17.921 Peserta Jadi Satu-satunya dari Sikka

Chreestella Maritza Listuhayu, siswi asal NTT, lolos seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Ia menjadi satu-satunya peserta dari daerahnya yang tembus seleksi nasional. Foto: Divisi Humas Polri

KalbarOke.com – Prestasi membanggakan kembali datang dari Nusa Tenggara Timur. Chreestella Maritza Listuhayu berhasil lolos seleksi nasional dan diterima sebagai calon siswa di SMA Kemala Taruna Bhayangkara, sekolah berstandar tinggi dengan proses seleksi ketat.

Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Akademi Kader Bangsa yang menyebut capaian tersebut sebagai bukti bahwa pelajar daerah mampu bersaing di tingkat nasional.

Chreestella merupakan lulusan SMPK Frater Maumere yang dikenal melahirkan banyak siswa berprestasi. Sejak awal, ia dikenal sebagai pelajar dengan disiplin tinggi dan tekad kuat untuk berkembang.

Baca :  Pemerintah Amankan Pelintasan Kapal RI di Selat Hormuz, Jaga Pasokan Energi Nasional

Keikutsertaannya dalam seleksi SMA Taruna Bhayangkara bukan keputusan instan. Ia telah mempersiapkan diri secara matang, baik secara akademik maupun mental, dengan dukungan penuh dari keluarga.

Seleksi yang diikutinya tergolong sangat kompetitif. Dari total 17.921 peserta dari seluruh Indonesia, hanya sebagian kecil yang berhasil lolos. Chreestella bahkan menjadi satu-satunya peserta asal Nusa Tenggara Timur yang berhasil menembus tahap akhir seleksi tersebut.

Di balik keberhasilan ini, peran keluarga turut menjadi faktor penting. Chreestella adalah putri dari Fery Irawan, yang menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab sejak dini. Fery mengaku haru dan bangga atas pencapaian putrinya. “Keberhasilan ini bukan hanya hasil usaha anak kami, tetapi juga berkat doa dan dukungan banyak pihak. Kami sangat bersyukur,” ujarnya.

Baca :  DPR Soroti Kasus Pelecehan Seksual di Kampus, Desak Evaluasi Total Lingkungan Pendidikan

Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Sikka dan Nusa Tenggara Timur, bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk meraih prestasi. Lebih dari sekadar keberhasilan individu, prestasi Chreestella menjadi simbol harapan bahwa dari wilayah timur Indonesia akan terus lahir generasi unggul yang mampu bersaing dan mengharumkan nama bangsa. (*/)