KalbarOke.com – Polsek Jagoi Babang bersama sejumlah instansi terkait memperketat pengamanan dan pemeriksaan aktivitas lintas batas di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Selasa, 2 Juni 2026.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kelancaran arus keluar masuk masyarakat yang melintasi perbatasan Indonesia-Malaysia melalui PLBN Jagoi Babang.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab melalui Kapolsek Jagoi Babang AKP Harto Simanjuntak mengatakan situasi di kawasan perbatasan selama kegiatan berlangsung terpantau aman dan kondusif. “Seluruh pelintas telah menjalani pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku,” kata Harto Simanjuntak.
Berdasarkan data petugas, sebanyak 82 orang tercatat berangkat dari Indonesia menuju Malaysia. Jumlah itu terdiri dari 61 warga negara Indonesia (WNI) dan 21 warga negara asing (WNA). Sementara itu, jumlah pelintas yang masuk dari Malaysia ke Indonesia mencapai 312 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 57 orang merupakan WNI dan 255 lainnya WNA.
Menurut Harto, tingginya jumlah warga asing yang masuk ke wilayah Kalimantan Barat dipengaruhi pelaksanaan Event Gawai Sowa di Jagoi Babang. “Tercatat sebanyak 159 WNA datang untuk menghadiri kegiatan budaya tersebut,” ujarnya.
Ratusan warga asing yang masuk itu terdiri dari 82 laki-laki dan 77 perempuan. Ia menjelaskan tingginya mobilitas masyarakat di kawasan perbatasan menjadi perhatian seluruh instansi yang tergabung dalam CIQS atau Customs, Immigration, Quarantine and Security.
Polsek Jagoi Babang terus berkoordinasi dengan pihak Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, dan instansi terkait lainnya guna memastikan pemeriksaan berjalan optimal. Selain itu, pengawasan juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi pelanggaran keimigrasian maupun aktivitas pekerja migran Indonesia nonprosedural.
Dalam pelaksanaan pengamanan, sebanyak 29 personel Polri diterjunkan bersama petugas lintas instansi, termasuk Imigrasi, Bea dan Cukai, Karantina, serta Lintas Komite Kerja (LKK). Petugas juga melakukan pendataan, monitoring, dan pengawasan terhadap seluruh pelintas yang keluar maupun masuk melalui PLBN Jagoi Babang.
Polsek Jagoi Babang menilai peningkatan mobilitas masyarakat menjelang dan selama pelaksanaan kegiatan budaya berskala besar berpotensi meningkatkan aktivitas di kawasan perbatasan. Karena itu, pengawasan dan patroli di kawasan PLBN Jagoi Babang akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hingga kegiatan berakhir, arus pelintas di PLBN Jagoi Babang berjalan lancar tanpa ditemukan kasus deportasi, pekerja migran nonprosedural, maupun pelanggaran menonjol lainnya. (*/)







