Kakanwil Kemenag Kalbar Tegaskan WFH Bukan Libur, ASN Diminta Tetap Produktif dan Disiplin

Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis menegaskan kebijakan WFH pada Jumat bukan hari libur. ASN diminta tetap disiplin, produktif, dan melaporkan kinerja sesuai perjanjian kerja. Foto: dok Kemenag Kalbar

KalbarOke.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak memaknai kebijakan Work From Home (WFH) pada hari Jumat sebagai hari libur. Menurutnya, WFH tetap merupakan hari kerja yang harus dijalankan dengan disiplin, penuh tanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pesan itu disampaikan Muhajirin saat memimpin apel pagi di halaman Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Barat, Senin (20/7/2026), yang dihadiri para kepala bidang, pembimbing masyarakat (Pembimas), ketua tim kerja, serta seluruh ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Kalbar.

Dalam arahannya, Muhajirin menegaskan setiap pegawai tetap berkewajiban melaksanakan tugas sesuai perjanjian kinerja meski bekerja dari rumah. Hasil pekerjaan selama WFH juga harus dilaporkan kepada Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI sebagai bentuk akuntabilitas.

Ia meminta para kepala bidang dan Pembimas melakukan pemantauan terhadap kinerja pegawai di unit kerja masing-masing agar pelaksanaan WFH tetap berjalan efektif dan tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. “WFH bukan berarti mengurangi tanggung jawab. Produktivitas dan pelayanan harus tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Baca :  Truk Fuso dan Yamaha MX King Bertabrakan di Tayan Hulu Sanggau, Satu Pengendara Tewas

Selain menyoroti disiplin kerja, Muhajirin memberikan apresiasi kepada Bagian Kerumahtanggaan yang secara konsisten menjalankan program Jumat Bersih. Ia juga memuji Bidang Urusan Agama Islam (Urais) yang menggagas program KUA Gema Asri sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan nyaman.

Menurutnya, berbagai program tersebut sejalan dengan tujuan penerapan WFH, yakni mendorong efisiensi kerja tanpa mengurangi kualitas pelayanan maupun produktivitas ASN.

Untuk memperkuat solidaritas di lingkungan kerja, Muhajirin mengajak seluruh pegawai kembali menghidupkan kegiatan olahraga bersama, Jumat Bersih, dan Jumat Sehat. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas rutin, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun semangat gotong royong, serta menciptakan budaya kerja yang sehat.

Pada kesempatan yang sama, Muhajirin turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah seorang anggota keluarga ASN Kanwil Kemenag Kalbar dan mengajak seluruh peserta apel mendoakan almarhum.

Baca :  Sekda Kubu Raya Ungkap Alasan Kecamatan Kumpai Raya Belum Resmi Berdiri, Tunggu Kode Kemendagri

Ia juga mengimbau ASN Muslim untuk menguatkan gerakan wakaf dengan berpartisipasi mulai dari nominal Rp2.000 sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus investasi amal jariah.

Khusus kepada para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang menangani proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk pembangunan madrasah maupun Kantor Urusan Agama (KUA), Muhajirin mengingatkan pentingnya menjalankan amanah secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menutup arahannya, Muhajirin mengajak seluruh ASN menjadikan semangat “Ikhlas Beramal” sebagai landasan dalam bekerja, memperkuat nilai kemanusiaan, mempererat persaudaraan, serta menjaga toleransi demi menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Apel pagi kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ikhtiar memohon kelancaran, keberkahan, dan semangat dalam menjalankan tugas pada pekan ketiga Juli 2026. (*/)