Polda Kalbar Ingatkan Ancaman Karhutla Meski Hujan Diprakirakan Turun, Warga Diminta Tak Bakar Lahan

Polda Kalbar mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar meski sejumlah wilayah diprakirakan diguyur hujan. Polisi menegaskan ancaman karhutla masih perlu diwaspadai. Foto: dok Humas Polri

KalbarOke.com – Potensi hujan yang diprakirakan turun di sejumlah wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari ke depan tidak serta-merta menghilangkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Polda Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prakiraan cuaca yang menunjukkan adanya peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa kabupaten pada Minggu (19/7/2026) dan Senin (20/7/2026).

Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan berpotensi mengguyur Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Landak, dan Sintang pada Minggu. Sementara pada Senin, potensi hujan diperkirakan meluas ke Bengkayang, Kapuas Hulu, Sambas, Sanggau, dan Sintang.

Meski demikian, kepolisian menegaskan hujan diperkirakan tidak turun secara merata sehingga masih terdapat wilayah yang berisiko mengalami kebakaran lahan, terutama pada area yang telah mengering akibat musim kemarau.

Baca :  Kapolda Kalbar Berganti, Irjen Alberd Teddy Sianipar Siap Lanjutkan Program Presisi Warisan Pipit Rismanto

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Kalimantan Barat dari ancaman karhutla dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dalam bentuk apa pun.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Meskipun ada potensi hujan di beberapa wilayah, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan. Jika menemukan titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditangani,” kata Bambang, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, langkah pencegahan menjadi faktor utama untuk menghindari meluasnya kebakaran yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan, kabut asap, hingga mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Karena itu, Polda Kalbar bersama pemerintah daerah, TNI, serta instansi terkait akan terus mengintensifkan patroli terpadu dan sosialisasi kepada masyarakat selama musim kemarau.

Baca :  Bank Kalbar Khitan 153 Anak Gratis di HUT ke-62, Wujud Nyata Kepedulian Sosial untuk Masyarakat Kalbar

Bambang berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam mendukung upaya pencegahan dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran di sekitar lingkungan mereka.

“Polda Kalbar bersama instansi terkait akan terus melakukan patroli dan sosialisasi sebagai langkah pencegahan. Dukungan masyarakat sangat penting agar karhutla dapat dicegah sehingga lingkungan tetap terjaga dan aktivitas masyarakat berlangsung dengan aman,” ujarnya.

Polda Kalbar menegaskan bahwa pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama. Kesadaran masyarakat untuk tidak membakar lahan dinilai menjadi kunci utama menjaga kualitas lingkungan sekaligus menghindari dampak kabut asap yang kerap terjadi pada musim kemarau. (*/)