KalbarOke.Com – Para kepala madrasah dituntut untuk melek dan beradaptasi dengan kebijakan pemerintah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Provinsi Kalimantan Barat, Sipni, saat memberikan pembinaan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, Kamis (21/8/2025).
Menurut Sipni, adaptasi ini penting agar madrasah tidak tertinggal dan mampu bersaing di era modern. Ia menyoroti pentingnya kepala madrasah memahami program-program seperti Asesmen, Ujian Madrasah, dan Tes Kompetensi Akademik yang kini menjadi bagian integral dari sistem pendidikan nasional.
Sipni menjelaskan, pemerintah pusat telah memberikan perhatian lebih pada madrasah melalui berbagai program bantuan, mulai dari BOS, PIP, hingga bantuan fisik seperti SBSN dan PHTC. Menurutnya, semua upaya ini bertujuan menjadikan madrasah sebagai tempat belajar yang strategis dan ideal untuk meningkatkan kompetensi siswa, baik dalam ilmu agama maupun ilmu umum.
Dalam kesempatan yang sama, Kasubag Tata Usaha Kemenag Mempawah, Ishak, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh madrasah di Mempawah yang telah aktif menjalankan program pemerintah. Ia berharap, kolaborasi ini terus berlanjut demi menciptakan sistem belajar mengajar yang lebih baik.
“Madrasah adalah tempat yang paling ideal untuk meningkatkan kompetensi keilmuan, baik ilmu agama maupun ilmu umum,” pungkas Sipni, menegaskan kembali peran strategis madrasah dalam mencetak generasi penerus yang berkarakter dan berilmu. (rls/01)
Artikel ini telah dibaca 65 kali