14 Pasien Covid Ketapang Sembuh, Sekda : Kita Buktikan Kerja Kita

Diantara 14 Pasien Sembuh, Ada Satu Orang Yang Sudah Dirawat Isolasi Lebih Dari 90 Hari

0
Sekda Kabupaten Ketapang, Farhan. Foto Yulizar

Ketapang – Sebanyak 14 Pasien Covid-19 yang dirawat isolasi di Salah satu gedung milik Pemda Ketapang dinyatakan sembuh total oleh pihak medis, Senin (22/06) kemarin.

Sekda Kabupaten Ketapang, Farhan yang juga selaku Ketua Harian Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Ketapang mengatakan kesembuhan tersebut merupakan anugrah dari Tuhan dan bukti kerja Pemerintah Kabupaten dalam upaya penanganan Covid.

Sebab menurutnya segala upaya untuk mereda penyebaran dan penangan pasien Covid sudah dilakukan oleh pihaknya. “Sosialisasi ke Masyarakat, Penertiban, Setiap saat evaluasi penanganan Pasien. Jadi semua sudah Kita kerjakan (tangani Covid-19)”, ujar Farhan.

Hanya saja Farhan mengatakan tidak mungkin setiap upaya yang dilakukan itu selalu dilaporkan. “Tidak mungkin Kami sekecil apapun sedikit sedikit melapor kepada Gubenur, kepada Presiden sudah melakukan ini, tidak. Jadi kita buktikan kerja kita,” jelasnya.

14 pasien yang sembuh tersebut mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Daerah serta seluruh tenaga medis. Selain itu para pasien juga diberi santunan dan surat keterangan sehat dari Pemerintah Daerah.

Saat ini yang tersisa di Gedung Isolasi pasien Covid-19 Ketapang hanya ada lima orang. Kelimanya diharap juga segara dapat sembuh dengan disiplin menerapkan pola treatment yang sudah berjalan dan dianjurkan tenaga medis.

Diantara 14 pasien yang dinyatakan sembuh di Ketapang, ada satu orang yang sudah dirawat isolasi lebih dari 90 hari. Selama 90 hari lebih itu Ia menjalani perawatan khusus seperti penambahan dosis vitamin, serta melakukan beberapa treatment khusus seperti olahraga untuk menjaga stamina dan  jadwal curhat untuk menjaga stabilitas psikologis pasien selama menjalani masa karantina. Sehingga Pasien tersebut pun berhasil dinyatakan sembuh dari covid 19. (Zar/Aw)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 498 kali