50 KK Gang Semut Tunggu Uang Ganti Rugi

PONTIANAK, KB1- Sebanyak 50 kepala keluarga Gang Semut Pontianak Timur masih bertahan karena menunggu uang ganti rugi.

“Sekarang baru 31 rumah dibongkar, yang masih bertahan sekitar 50 kepala keluarga. Kami masih belum bisa karena belum menerima uang ganti rugi,” ungkap Saparudin (38) salah seorang warga Gang Semut kepada Kalbarsatu.com

Saat ini, kata dia, warga yang masih bertahan sudah diberi surat peringatan pertama. Untuk warga yang masih bertahan hanya tinggal menunggu waktu saja untuk digusur.
Sayangnya, penggusuran tersebut berdampak pada banyaknya anak-anak putus sekolah. Diakui Saparudin, anaknya merupakan salah satu korban. “Jujur anak saya kini putus sekolah karena ancaman digusur, tempat tinggal jadi tidak pasti,” ungkap bapak tiga anak itu.
Masyarakat menilai kompensasi yang diberikan pemerintah Rp2,5- Rp3 juta per kepala keluarga terlalu kecil untuk mengontrak atau menyewa tempat tinggal. “Kami mau pindah asal tempat tinggal sudah disediakan dahulu. Tetapi, kalau mesti tinggal di rusun, baiklah yang tinggal sendiri, kalau berkerluarga itu terlalu kecil ditambah barang-barang kita tentu tidak muat,” jelasnya. (sai/03)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1274 kali