KalbarOke.Com — Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mempawah enggan lepas tangan terkait aktivitas pertambangan Galian C atau Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di kawasan Bukit Peniraman, Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh.
Hal tersebut ditegaskan Juli Suryadi saat meninjau langsung lokasi pertambangan bersama jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pada Selasa (21/4/2026). Peninjauan ini melibatkan Dinas PMPTSP, Dinas Perindag ESDM, serta Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalbar.
Juli menjelaskan, meskipun saat ini kewenangan terkait regulasi dan penerbitan izin pertambangan sepenuhnya berada di tingkat pemerintah provinsi, Pemkab Mempawah tetap memiliki tanggung jawab moral dan strategis terhadap dampak yang ditimbulkan di wilayahnya.
“Walaupun perizinan MBLB bukan menjadi kewenangan langsung pemerintah kabupaten, kita tidak bisa lepas tangan. Pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab dalam menjaga ketertiban tata kelola, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan,” tegas Juli Suryadi.
Menurutnya, pengelolaan Bukit Peniraman harus menjadi perhatian khusus karena menyangkut keseimbangan antara nilai ekonomi daerah dengan keselamatan lingkungan hidup. Pemkab Mempawah tidak ingin aktivitas pertambangan berjalan tanpa pengawasan ketat yang berpotensi merugikan masyarakat sekitar.
“Pengelolaan kawasan tersebut harus memperhatikan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, keselamatan lingkungan, dan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Melalui kunjungan lapangan ini, Juli berharap terbangun sinergi dan langkah konkret antara Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Tujuannya agar aktivitas pengelolaan MBLB di kawasan tersebut berjalan tertib, aman, serta mematuhi seluruh regulasi yang berlaku secara berkelanjutan.
Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap eksploitasi sumber daya alam di Kabupaten Mempawah tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja dan perlindungan ekosistem demi masa depan daerah.
Ringkasan Berita:
- Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi meninjau aktivitas tambang galian C di Bukit Peniraman bersama jajaran Dinas terkait dari Pemprov Kalbar.
- Pemkab Mempawah menegaskan tidak akan lepas tangan terhadap pengawasan tambang meskipun wewenang perizinan berada di tangan Pemerintah Provinsi.
- Fokus utama peninjauan adalah memastikan adanya keseimbangan antara profit ekonomi dengan keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.
- Juli Suryadi mendorong terciptanya tata kelola MBLB yang tertib dan bertanggung jawab sesuai regulasi yang berlaku.
- Peninjauan ini diharapkan membuahkan kebijakan bersama antara Pemprov dan Pemkab untuk meminimalisir dampak negatif pertambangan di Peniraman.







