KalbarOke.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, meminta para aparatur sipil negara (ASN) baru di lingkungan Kementerian Agama siap mengabdi hingga ke wilayah pelosok dan perbatasan di Kalimantan Barat.
Pesan itu disampaikan Muhajirin saat memberikan arahan kepada CPNS yang resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil Formasi Tahun 2024 di Aula Asrama Haji Pontianak, Kamis, 21 Mei 2026.
Sebanyak 195 pegawai di lingkungan Kanwil Kemenag Kalbar serta 16 formasi Putra-Putri Kalimantan mengikuti kegiatan penyerahan Surat Keputusan (SK) PNS tersebut. Acara turut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha, para kepala bidang, pembimbing masyarakat, hingga Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Dalam sambutannya, Muhajirin menegaskan status ASN bukan sekadar profesi, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas, tanggung jawab, dan semangat pelayanan kepada masyarakat. “Banyak orang bercita-cita berada di posisi ini. Karena itu, ASN harus menjaga kepercayaan masyarakat melalui sikap jujur, disiplin, dan profesional,” kata Muhajirin.
Ia mengingatkan para ASN baru agar lebih banyak mendengar dan bekerja dibanding berbicara tanpa manfaat. “Mata dua, telinga dua, mulut satu. Artinya ASN harus lebih banyak mendengar, lebih banyak melihat, mengurangi bicara yang tidak bermanfaat, dan memperbanyak bekerja serta melayani masyarakat,” ujarnya.
Muhajirin juga menekankan pentingnya membangun mental belajar di tengah tantangan birokrasi dan pelayanan publik yang terus berkembang di era digital. Menurut dia, ASN Kementerian Agama dituntut adaptif, inovatif, dan terus meningkatkan kompetensi diri.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga etika bermedia sosial serta membangun komunikasi yang baik dengan pimpinan maupun rekan kerja. “ASN Kemenag harus hadir sebagai teladan moderasi, perekat persatuan, dan pembawa nilai-nilai kesejukan di tengah keberagaman bangsa,” katanya.
Ia juga meminta seluruh PNS baru siap ditempatkan di berbagai wilayah pelayanan, termasuk daerah pelosok, madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA), hingga kawasan perbatasan. “Pengabdian sejati adalah ketika ASN mampu bekerja dengan tulus demi kemaslahatan umat,” ujar Muhajirin.
Pada kesempatan itu, Muhajirin bersama Kepala Bagian Tata Usaha secara simbolis menyerahkan SK PNS kepada perwakilan peserta sebagai tanda resmi dimulainya pengabdian mereka sebagai ASN Kementerian Agama.
Penyerahan SK berlangsung penuh haru dan disambut tepuk tangan para peserta yang hadir di Aula Asrama Haji Pontianak. “Jadilah ASN Kementerian Agama yang profesional, moderat, berintegritas, dan terus menebarkan manfaat. Pengabdian ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal perjalanan panjang untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Muhajirin. (*/)







