Landak  

Karolin: Sinergi Pemkab dan Polri Jadi Kunci Stabilitas serta Pembangunan di Kabupaten Landak

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menegaskan sinergi antara Pemkab Landak dan Polri menjadi fondasi menjaga keamanan, mendorong investasi, dan mempercepat pembangunan saat HUT ke-80 Bhayangkara. Foto: Ist

KalbarOke.com – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga bergantung pada terciptanya situasi keamanan yang kondusif. Karena itu, ia menegaskan sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) harus terus diperkuat.

Pernyataan tersebut disampaikan Karolin saat menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara di Aula Polres Landak, Ngabang, Rabu, 1 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, Karolin yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Daerah Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Kalimantan Barat menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Polri atas delapan dekade pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Atas nama pribadi, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Landak, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam mengayomi masyarakat,” ujar Karolin.

Menurut Karolin, peran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu pilar yang mendukung iklim pembangunan di daerah. Stabilitas keamanan, kata dia, menjadi faktor penting dalam menciptakan kepercayaan masyarakat maupun investor.

Baca :  Balala' 2026: Saat Aktivitas Ekonomi di Kabupaten Landak Lumpuh Total Demi Hormati Hukum Adat

Ia mengatakan kolaborasi yang selama ini terjalin antara Pemkab Landak dan Polres Landak telah memberikan dampak positif, terutama dalam menjaga kondisi daerah tetap aman di tengah berbagai dinamika sosial.

“Sinergitas yang terbangun antara Pemkab Landak dan kepolisian selama ini sangat baik. Kami merasakan betul kehadiran Polri dalam menjaga ketertiban, terutama menghadapi dinamika sosial yang ada di tengah masyarakat,” katanya.

Karolin menegaskan Pemerintah Kabupaten Landak akan terus mendukung berbagai program Polri yang berorientasi pada peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, rasa aman merupakan fondasi bagi pertumbuhan ekonomi, masuknya investasi, hingga keberhasilan pembangunan di berbagai sektor.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Landak itu juga menilai usia ke-80 Bhayangkara mencerminkan kematangan institusi Polri dalam menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ia berharap seluruh keluarga besar Polri, termasuk para purnawirawan serta putra-putri anggota kepolisian, terus menjaga semangat pengabdian dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi.

Baca :  Polsek Meliau Sisir Lokasi PETI di Sanggau, Temukan Belasan Mesin Dompeng di Tiga Desa

Karolin mengingatkan tantangan keamanan di masa mendatang akan semakin kompleks sehingga memerlukan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat harus terus berjalan seiring dalam menjaga kondusivitas daerah.

“Tantangan ke depan tentu tidak semakin mudah. Saya berharap Polri dan seluruh elemen masyarakat terus bergandengan tangan memastikan Kalimantan Barat, khususnya Landak, tetap damai dan kondusif,” tuturnya.

Peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Kabupaten Landak pun menjadi momentum untuk mempertegas pentingnya kerja sama antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai menjadi modal utama dalam menciptakan daerah yang aman, tertib, sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (dRi)