Jangkau Perbatasan dan Malaysia, FKIP Untan Perkuat Guru Sekayam dan Literasi Anak Imigran

KalbarOke.com – Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura (Untan) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia. Langkah ini diwujudkan melalui rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang menjangkau dua sisi batas negara.

Di wilayah Indonesia, tim PkM FKIP Untan menggelar penguatan kompetensi bagi 45 guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Sekayam di SD Negeri 02 Balai Karangan, Kabupaten Sanggau.

Kegiatan tersebut membekali para pendidik dengan dua materi utama, yakni “Pelatihan Mengimplementasikan Pendekatan Value Clarification Technique (VCT) Berbasis Kearifan Lokal” serta “Penguatan Pembelajaran dan Asesmen Menuju TKA 2027.” Pelatihan ini dirancang untuk menguatkan civic disposition (karakter kewarganegaraan), literasi sains, serta kesiapan guru menyusun asesmen berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Tak berhenti di tanah air, FKIP Untan juga memperluas jangkauan pengabdian melalui PkM kolaborasi internasional bersama Program Studi PGSD, S2, dan S3 Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Program lintas negara ini menyasar Sanggar Bimbingan di Malaysia dengan fokus pada penguatan literasi budaya dan identitas nasional bagi anak-anak imigran Indonesia.

Strategi pengabdian ganda ini menjadi bukti nyata peran perguruan tinggi dalam merawat kualitas pendidikan dasar, baik melalui peningkatan kapasitas guru di garis depan perbatasan maupun menjaga rasa kebangsaan anak-anak Indonesia yang bertumbuh di negeri jiran.

Pihak Jurusan Pendidikan Dasar FKIP Untan berharap pendampingan di Kecamatan Sekayam dapat diimplementasikan secara konsisten dan berkelanjutan di dalam kelas, sehingga mampu membawa dampak nyata bagi peningkatan mutu pembelajaran siswa di wilayah perbatasan.