KalbarOke.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar kegiatan penguatan kompetensi bagi para guru sekolah dasar di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Kegiatan yang dipusatkan di SD Negeri 02 Balai Karangan tersebut diikuti secara antusias oleh 45 guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Sekayam.
Pengabdian ini mengusung dua agenda utama, yakni “Pelatihan Mengimplementasikan Pendekatan Value Clarification Technique (VCT) Berbasis Kearifan Lokal untuk Penguatan Civic Disposition dan Literasi Sains Siswa” serta “Penguatan Pembelajaran dan Asesmen Menuju TKA 2027.” Kedua materi dirancang guna merespons dinamika dan kebutuhan pembelajaran tingkat sekolah dasar yang kian berkembang.
Pada sesi VCT, para peserta dibekali strategi perancangan pembelajaran yang terintegrasi dengan kearifan lokal. Melalui pendekatan ini, siswa diajak mengenali serta menginternalisasi nilai-nilai karakter positif yang dekat dengan lingkungan sosial budaya mereka, sekaligus meningkatkan literasi sains dan civic disposition (karakter kewarganegaraan).
Penguatan karakter berlandaskan kearifan lokal ini dinilai sangat strategis mengingat Kecamatan Sekayam merupakan kawasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Pendidikan dasar di wilayah perbatasan memegang peranan kunci dalam membentengi identitas nasional, menumbuhkan rasa kebangsaan, serta membentuk naluri ilmiah siswa sejak dini.
Sementara pada materi kedua, tim PkM FKIP Untan memfokuskan pendampingan pada kesiapan guru merancang proses pembelajaran dan sistem evaluasi berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Guru diajak mempraktikkan penyusunan instrumen asesmen autentik, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), hingga pembuatan soal-soal latihan guna menyongsong pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2027.
Pelaksanaan PkM tidak sekadar diisi dengan pemaparan materi searah, melainkan didominasi oleh diskusi interaktif, berbagi pengalaman lapangan, serta praktik langsung penyusunan perangkat pembelajaran. Keterlibatan aktif para guru KKG Sekayam diharapkan dapat mempercepat peningkatan mutu pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik di perbatasan Indonesia–Malaysia.






