KalbarOke.Com — Perhelatan musik internasional lintas batas, Borneo Jazz Festival, dipastikan kembali hadir menyapa para pencinta musik untuk edisi ke-20 pada 4 dan 5 Desember 2026. Menandai babak baru dua dekade penyelenggaraannya, festival ini untuk pertama kalinya bakal dipusatkan di jantung kota Miri, Malaysia, dengan Pullman Miri Waterfront sebagai lokasi resmi.
Mengusung tema strategis “Beyond Jazz”, edisi tahun 2026 ini memperluas cakupannya dari sekadar format konser tradisional menjadi perayaan komprehensif atas seni, budaya, kreativitas, dan persatuan komunitas di tanah Kalimantan (Borneo).
Menteri Pariwisata, Industri Kreatif, dan Seni Pertunjukan Sarawak, Yang Berhormat Dato Sri Haji Abdul Karim Rahman Hamzah, menegaskan bahwa perayaan dua dekade ini merupakan tonggak sejarah penting bagi diplomasi budaya di kawasan regional.
“Dua puluh edisi merupakan tonggak sejarah yang penting. Tema ‘Beyond Jazz’ mencerminkan arah yang kita inginkan bagi festival ini: berkembang melampaui pengalaman konser tradisional menjadi wadah yang lebih luas bagi musik, budaya, kreativitas, pariwisata, dan komunitas,” ujar Dato Sri Abdul Karim dalam konferensi pers di Kuching.
Selama dua hari penyelenggaraan, panggung utama Main Ballroom Pullman Miri Waterfront akan menyajikan 10 penampilan spektakuler dari musisi perwakilan 7 negara, mencakup genre jazz, R&B kontemporer, hip-hop, musik elektronik, hingga jazz fusion.
Malam pertama (4/12) akan menampilkan Elisha Tiga Eksperiment (Brunei), Marter (Jepang), LaidThis Nite (Indonesia), Q Sound (AS), serta Dato’ Zainalabidin & Julian Chan Jazz Orchestra (Malaysia). Sedangkan malam kedua (5/12) menghadirkan Nathanie Ngu (Sarawak), Greg Tan & Ai Furusato (Berklee Asia Rising), Matthew Sayersz & Marclesia Karim (Indonesia), Brekky Boy (Australia), dan Platina Jazz (Swedia).
Selain konser utama, pengurus festival menyediakan Borneo Jazz Festival Village di area luar gedung secara gratis mulai pukul 10.00 hingga 22.00 waktu setempat. Area ini menghadirkan Paviliun All Borneo (Sarawak, Sabah, Brunei, Indonesia), gerai kuliner, kerajinan tangan, hingga kolaborasi edukasi kelas master bersama pakar dari Berklee College of Music, Assoc. Prof. Edvard Lee. Rangkaian helatan turut diramaikan dengan ajang lari santai Borneo Jazz Fun Run sejauh 5 km pada 5 Desember pagi.
Sponsor utama A&W Malaysia melalui Chief Operating Officer Angelina Fernandez menyampaikan kebanggaannya dapat mendukung perhelatan akbar ini yang bertepatan dengan ekspansi pembukaan gerai pertamanya di Miri, Sarawak. Penjualan tiket Borneo Jazz Festival 2026 dijadwalkan mulai dibuka pada tengah malam 3 Oktober 2026 melalui situs resmi Jazzborneo.com.
Ringkasan Berita:
- Borneo Jazz Festival 2026 edisi ke-20 siap digelar pada 4–5 Desember 2026 di Pullman Miri Waterfront, Miri, Sarawak.
- Mengusung tema “Beyond Jazz”, festival menghadirkan 10 grup musik dari 7 negara yang membawakan beragam aliran musik kontemporer.
- Deretan musisi asal Indonesia seperti LaidThis Nite, Matthew Sayersz, dan Marclesia Karim dipastikan tampil meramaikan panggung utama.
- Acara dilengkapi dengan Borneo Jazz Festival Village, kolaborasi edukasi Berklee Asia Rising, serta ajang Borneo Jazz Fun Run 5 km.
- Penjualan tiket resmi dibuka mulai 3 Oktober 2026 tengah malam melalui platform Jazzborneo.com.






