Aipda Agus Bawa Sekadau Raih Emas Perdana POPDA Kalbar, Kapolres Beri Penghargaan

Aipda Agus Muhardi mendapat penghargaan Kapolres Sekadau setelah membawa tim sepak bola Sekadau meraih emas perdana POPDA Kalbar 2026. Foto: dok Humas Polres Sekadau

KalbarOke.com — Sebuah piagam penghargaan diserahkan di halaman Mapolres Sekadau pada Senin pagi, 24 Agustus 2026. Di balik penghargaan itu ada kisah tentang seorang polisi yang bekerja di luar tugas kedinasannya: membangun tim sepak bola pelajar hingga mengukir sejarah bagi Kabupaten Sekadau.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama memberikan penghargaan kepada Aipda Agus Muhardi, personel Satlantas Polres Sekadau, atas dedikasinya sebagai manajer Tim Sepak Bola Kabupaten Sekadau pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah atau POPDA Kalimantan Barat 2026.

Di bawah pengelolaan Agus, Sekadau berhasil merebut medali emas cabang sepak bola. Prestasi itu bukan sekadar tambahan koleksi medali. Emas tersebut menjadi medali emas pertama Tim Sepak Bola Kabupaten Sekadau dalam sejarah keikutsertaannya di POPDA Kalimantan Barat.

Perjalanan menuju podium juara bahkan dimulai jauh sebelum pertandingan digelar. Seleksi pemain telah dilakukan sejak September 2025. Waktu panjang itu dimanfaatkan untuk menyusun skuad, melakukan pembinaan, membangun kekompakan, sekaligus menjaga motivasi para pemain. Agus menjalankan peran tersebut di tengah kewajibannya sebagai anggota Polri.

Tugasnya sebagai manajer bukan hanya berada di pinggir lapangan ketika pertandingan berlangsung. Ia terlibat sejak proses seleksi, persiapan, pembinaan hingga pelaksanaan pertandingan. Puncak perjuangan Sekadau terjadi pada final melawan Kabupaten Sambas di Stadion PSP Keboen Sajoek, Pontianak, Sabtu, 27 Juni 2026.

Baca :  Pertina Landak Bagikan 500 Masker di Tengah Kabut Asap Ngabang

Kedua tim bermain ketat. Hingga waktu normal berakhir, tidak ada gol yang tercipta. Gelar juara akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti. Sekadau tampil lebih tenang dalam situasi tersebut dan menang dengan skor 4-3. Emas pun menjadi milik Sekadau.

Bagi Kabupaten Sekadau, kemenangan itu menandai babak baru sepak bola pelajar daerah tersebut. Bagi Agus, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pekerjaan yang dilakukan sejak proses seleksi berbulan-bulan sebelumnya berbuah hasil.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama mengatakan penghargaan diberikan karena peran manajer tidak bisa dipandang sebelah mata. Seorang manajer, kata dia, memiliki tanggung jawab mengelola tim sejak proses perekrutan pemain hingga menjaga komunikasi dan motivasi seluruh anggota tim.

Menurut Andhika, apa yang dilakukan Agus menunjukkan bahwa seorang anggota Polri juga dapat memberikan kontribusi positif di luar tugas pokoknya. “Awalnya mungkin tidak menyangka sampai mendapatkan emas. Tetapi tugas dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, ternyata hasilnya luar biasa dan bisa membawa nama baik Kabupaten Sekadau. Ini layak kita berikan apresiasi,” kata Andhika.

Baca :  Kebakaran Pasar Sungai Duri Hanguskan 50 Ruko, Kerugian Ditaksir Rp70 Miliar

Bagi Agus, penghargaan tersebut bukan alasan untuk berhenti. Ia justru melihatnya sebagai dorongan untuk terus memberikan kontribusi terbaik. Ia juga menolak menempatkan keberhasilan tersebut sebagai pencapaian pribadi. “Terima kasih kepada Bapak Kapolres atas penghargaan yang diberikan. Bagi saya, ini menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik,” ujar Agus.

Menurut dia, medali emas tersebut lahir dari kerja bersama. Pemain, pelatih, official dan seluruh pihak yang memberikan dukungan memiliki peran dalam perjalanan tim hingga menjadi juara.

“Prestasi ini bukan hasil kerja saya sendiri, tetapi kerja sama seluruh pemain, pelatih, official dan semua pihak yang memberikan dukungan. Alhamdulillah, kami bisa meraih hasil maksimal dan membawa medali emas untuk Kabupaten Sekadau,” katanya.

Penghargaan dari Polres Sekadau itu akhirnya menjadi penanda lain dari perjalanan emas tim sepak bola pelajar Sekadau. Bukan hanya tentang sebuah kemenangan di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana kerja yang dimulai dari seleksi sejak September 2025 berujung pada sejarah baru beberapa bulan kemudian. Sekadau kini memiliki satu emas yang sebelumnya belum pernah mereka raih. (J-Mus)