KalbarOke.com – Kabut asap masih menyelimuti Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Di tengah kondisi itu, ratusan pengendara yang melintas di kawasan Persimpangan Tugu Soekarno mendapat bantuan sederhana: masker. Sekitar 500 masker dibagikan Pengurus Kabupaten Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Landak kepada pengguna jalan pada Kamis sore, 13 Agustus 2026.
Bukan pertandingan tinju yang menjadi perhatian Pertina hari itu. Para pengurus organisasi olahraga tersebut turun langsung ke jalan untuk mengingatkan warga agar melindungi saluran pernapasan dari paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ketua Pertina Kabupaten Landak, Alfon Pardosi, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap kondisi kesehatan masyarakat.
“Hari ini kami dari Pertina Kabupaten Landak menyalurkan sekitar 500 pieces masker kepada masyarakat. Kenapa kita membagikan masker ini? Karena kita melihat situasi dan kondisi di Ngabang dan sekitarnya memang masih kabut asap,” kata Alfon.
Satu per satu pengendara sepeda motor maupun pengguna kendaraan lainnya yang melintas dihentikan untuk menerima masker. Bagi Pertina Landak, aksi tersebut memang sederhana. Namun, Alfon berharap langkah kecil itu dapat mengingatkan masyarakat bahwa kondisi udara yang dipenuhi asap tidak boleh dianggap remeh.
“Kita berharap dengan aksi kecil dan sederhana berupa pembagian masker ini, masyarakat sadar akan kesehatannya,” ujarnya.
Menurut dia, kabut asap dalam beberapa hari terakhir semakin pekat sehingga perlindungan diri menjadi penting, terutama bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah. Pertina Landak juga mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak diperlukan selama kondisi udara belum kembali membaik.

Ada pesan lain yang dibawa para pengurus Pertina saat turun ke jalan. Mereka sekaligus memberikan edukasi kepada warga agar membiasakan diri menggunakan masker ketika berada di luar rumah. Alfon mengatakan masih menemukan masyarakat yang belum menggunakan masker meski kondisi udara di Ngabang sedang dipengaruhi kabut asap.
“Kalau kita lihat tadi dari hasil pembagian masker ini, memang ada sebagian masyarakat yang masih kurang peduli,” katanya.
Karena itu, para pengurus Pertina tidak sekadar menyerahkan masker. Mereka juga mengajak pengendara memakainya dan menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan selama kabut asap masih terjadi. “Tadi teman-teman juga saat membagikan, mereka juga sekaligus sosialisasi kepada masyarakat untuk menggunakan masker,” ujar Alfon.
Sebagai organisasi yang menaungi atlet tinju, Pertina selama ini lekat dengan latihan, pertandingan dan pencapaian prestasi. Namun bagi Alfon, peran organisasi olahraga tidak semestinya berhenti di arena pertandingan.
Kesehatan masyarakat, kata dia, merupakan bagian penting yang perlu mendapat perhatian, terutama ketika lingkungan sedang menghadapi persoalan kabut asap. “Karena kesehatan adalah bagian penting dari kehidupan. Jadi kita juga selaku organisasi yang menaungi olahragawan merasa harus ikut hadir mengajak masyarakat menjaga kesehatan,” katanya.
Pembagian masker di persimpangan jalan itu akhirnya menjadi cara Pertina Landak mengambil bagian dalam persoalan yang dihadapi warga.
Di tengah kabut asap yang belum sepenuhnya pergi dari Ngabang, para pengurus Pertina memilih turun ke jalan. Bukan dengan sarung tinju, melainkan dengan ratusan masker dan pesan sederhana: jaga kesehatan sebelum asap mengganggu pernapasan. (dRi)






