Kapolres Bengkayang Turun ke Jalan, Kawal Ribuan Warga Rayakan HUT RI ke-81

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab turun langsung mengamankan karnaval HUT RI ke-81. Ribuan warga ikut meramaikan kegiatan di sejumlah kecamatan. Foto: dok Humas Polres Bengkayang

KalbarOke.com — Jalan-jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Bengkayang berubah menjadi panggung perayaan kemerdekaan. Ribuan warga turun menyaksikan karnaval, sementara aparat kepolisian berjaga di sepanjang rute untuk memastikan kemeriahan HUT ke-81 Republik Indonesia tidak berubah menjadi kemacetan dan gangguan keamanan.

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab turun langsung memimpin pengamanan rangkaian karnaval dan jalan santai, Selasa, 18 Agustus 2026. Pengamanan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 18.00 WIB di sejumlah kecamatan.

Di Kecamatan Bengkayang, Syahirul bahkan ikut mengatur arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur peserta karnaval. Pemerintah Kabupaten Bengkayang menggelar kegiatan tersebut dengan melibatkan 78 regu, terdiri atas 40 regu Karnaval Kebhinekaan jalan kaki, empat regu marching band, 14 regu sepeda hias, dan 20 unit mobil hias.

Ribuan warga memadati sisi jalan. Mereka menyaksikan peserta menampilkan kostum, kendaraan hias, hingga beragam kreativitas untuk merayakan kemerdekaan. Untuk mengamankan kegiatan utama di Kecamatan Bengkayang, Polres Bengkayang menurunkan 68 personel gabungan dari Polres dan Polsek Bengkayang.

Pengamanan diperkuat 10 personel TNI, 10 personel Dinas Perhubungan, 15 personel Satpol PP, serta 20 panitia. Syahirul mengatakan kehadiran polisi bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi memastikan masyarakat dapat menikmati perayaan kemerdekaan tanpa mengabaikan aktivitas warga lainnya.

Baca :  Kebakaran Pasar Depan Bengkayang, 11 Ruko Terdampak dan Kerugian Capai Ratusan Juta

“Kami turun langsung untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Selain menjaga keamanan, personel juga kami tempatkan di sejumlah titik untuk mengatur arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujar Syahirul.

Menurut dia, karnaval dan kegiatan jalan santai merupakan ruang bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan sekaligus memperkuat kebersamaan.

“Kegiatan seperti ini merupakan momentum bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan, mempererat kebersamaan dan menampilkan kreativitas. Tugas kami adalah memastikan seluruh masyarakat dapat mengikuti maupun menyaksikan kegiatan dengan rasa aman,” katanya.

Perayaan HUT RI di Bengkayang tidak hanya berlangsung di pusat kabupaten. Jajaran Polsek turut mengawal kegiatan masyarakat di sejumlah wilayah.

Di Kecamatan Sungai Raya, karnaval yang digelar SMKN 01 Sungai Raya diikuti sekitar 350 peserta. Rute dimulai dari sekolah menuju Jalan Pajajaran, Desa Sungai Jaga, kemudian melewati Jalan Parik Sanen sebelum kembali ke sekolah sebagai lokasi finis.

Di Kecamatan Samalantan, sekitar 500 peserta mengikuti karnaval yang diselenggarakan Camat Samalantan. Pengamanan melibatkan personel Polsek Samalantan bersama TNI, Satpol PP, dan Linmas.

Sementara itu, karnaval di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan menjadi salah satu kegiatan dengan jumlah peserta terbesar. Sekitar 850 orang, mulai dari Forkopimcam, kepala desa, kepala dusun, tokoh masyarakat, mahasiswa hingga warga umum, mengikuti kegiatan tersebut.

Baca :  HUT ke-81 RI di Nanga Mahap, Saat Sekolah hingga Desa Berebut Penghargaan

Peserta menempuh rute dari halaman SDN 07 Sungai Soga melalui Jalan Raya Desa Sungai Raya dan berakhir di halaman SDN 1 Sungai Raya. Adapun di Kecamatan Capkala, jalan santai yang digelar Camat Capkala diikuti sekitar 150 peserta. Rutenya dimulai dari Pasar Capkala menuju simpang tiga Pasar Dusun Kucipu dan berakhir di Kantor Camat Capkala.

Syahirul mengapresiasi keterlibatan TNI, pemerintah daerah, Dishub, Satpol PP, panitia, dan unsur masyarakat dalam pengamanan rangkaian kegiatan tersebut. Menurut dia, kolaborasi menjadi penting karena perayaan melibatkan ribuan peserta dan menggunakan sejumlah ruas jalan.

“Pengamanan ini tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergi seluruh stakeholder sangat penting untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, terutama karena melibatkan banyak peserta dan menggunakan sejumlah ruas jalan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang melintas di jalur karnaval agar mengikuti arahan petugas. “Mari bersama-sama menjaga ketertiban agar seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan dapat berlangsung aman, lancar dan nyaman,” ujar Syahirul.

Di tengah semarak kostum, musik, dan iring-iringan peserta, pengamanan menjadi bagian penting dari pesta rakyat tersebut. Bagi kepolisian, kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan meriah, tetapi juga dengan memastikan ruang publik tetap aman dan dapat digunakan bersama. (Rin)