Pria Asal Probolinggo Ditemukan Meninggal di Kaki Tower SUTET Kubu Raya

Pria 32 tahun asal Probolinggo ditemukan meninggal di kaki tower SUTET Kubu Raya. Polisi masih mendalami kronologi dan penyebab kematiannya. Foto: dok Humas Polri

KalbarOke.com — Seorang pria berusia 32 tahun ditemukan meninggal dunia di kawasan tower saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) di Jalan Simpang Banjar, RT 002/RW 005, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat, 25 September 2026.

Penemuan itu bermula dari kecurigaan seorang warga yang tengah mencari rumput di kebun kelapa di sekitar lokasi. Warga tersebut, Salamah, melihat sosok manusia di kawasan tower SUTET. Karena takut, Salamah kembali ke rumah. Sekitar pukul 14.30 WIB, dia kembali ke lokasi untuk memastikan apa yang dilihatnya.

Setelah mendapati sosok tersebut merupakan seorang manusia, Salamah kembali ke rumah dan mengajak anaknya ke lokasi. Sekitar pukul 16.00 WIB, keduanya kembali mendatangi kawasan tower.

Anak Salamah kemudian mendokumentasikan kondisi tersebut menggunakan telepon seluler. Dokumentasi itu dikirim kepada Kepala Dusun Desa Sungai Rengas, sebelum informasi diteruskan kepada Polsek Sungai Kakap.

Polisi bersama Tim Inafis Polres Kubu Raya kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara. Kanit Reskrim Polsek Sungai Kakap Ipda Hata mengatakan polisi langsung berkoordinasi dengan Tim Inafis setelah menerima laporan masyarakat mengenai temuan tersebut.

Di lokasi, petugas menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di bagian kaki tower SUTET. Polisi juga menemukan sebuah tas berisi sejumlah barang pribadi dan dokumen identitas. Identitas dalam dokumen tersebut menunjukkan korban merupakan warga Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan korban saat ditemukan mengenakan kaus dan celana pendek berwarna hitam. “Salamah melihat sosok manusia di kawasan tower SUTET. Karena ketakutan, dia kemudian kembali ke rumah,” kata Ade, Sabtu, 26 September 2026.

Setelah laporan diterima, polisi mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi untuk kepentingan pemeriksaan. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil visum et repertum, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tajam maupun benda tumpul pada tubuh korban. “Hasil visum et repertum menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tajam maupun benda tumpul pada tubuh korban,” ujar Ade.

Polisi selanjutnya menghubungi keluarga korban di Jawa Timur. Dari keterangan keluarga, pria tersebut diketahui telah merantau ke wilayah Pontianak selama sekitar satu tahun untuk mencari pekerjaan.

Meski identitas korban telah diketahui dan pemeriksaan awal telah dilakukan, polisi masih mendalami rangkaian kejadian sebelum pria tersebut ditemukan meninggal dunia di kaki tower SUTET. “Hingga kini, Polsek Sungai Kakap masih melakukan pendalaman untuk mengetahui rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia,” kata Ade.

Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab maupun kronologi lengkap kematian korban. Penyelidikan masih dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan tempat kejadian perkara, visum, keterangan saksi, serta barang-barang yang ditemukan di sekitar lokasi. (*/)