Polsek Sungai Kakap Tanam Jagung di Lahan 3 Hektare, Gandeng Petani Perkuat Ketahanan Pangan

Polsek Sungai Kakap menanam 35 kilogram benih jagung di lahan 3 hektare Desa Punggur Kecil, Kubu Raya, untuk mendukung ketahanan pangan. Foto: Jackmus

KalbarOke.com — Sebidang lahan seluas tiga hektare di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, kini disiapkan menjadi lahan produksi jagung. Polisi bersama kelompok tani setempat menanam 35 kilogram benih jagung pipil lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.

Penanaman jagung Kuartal I 2026 itu dilakukan di lahan milik Hamzah di Jalan Parit Delima RT 64 RW 18, Desa Punggur Kecil. Program tersebut melibatkan Kapolsek Sungai Kakap Iptu Widi Harso, Kanit Binmas Aiptu Rasyid, Bhabinkamtibmas Desa Punggur Kecil Aipda Dadang Hermansyah, serta Bhabinkamtibmas Desa Punggur Kapuas Bripka Zainudin.

Polisi menggandeng kelompok tani bukan hanya untuk menanam, tetapi juga memastikan lahan produktif tersebut dapat dikelola hingga masa panen. Kapolsek Sungai Kakap Iptu Widi Harso melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan penanaman jagung merupakan bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional yang diterapkan hingga tingkat daerah.

“Program penanaman jagung ini merupakan upaya nyata dalam mendukung swasembada pangan nasional. Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Ade, Minggu (27 September 2026).

Tantangan berikutnya berada di tangan petani. Benih yang telah ditanam membutuhkan perawatan dan pemupukan agar dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Ade mengatakan keberhasilan budidaya jagung tidak hanya ditentukan saat penanaman. Perawatan tanaman selama masa pertumbuhan menjadi faktor penting untuk menentukan hasil produksi.

Karena itu, kelompok tani diharapkan memberikan perhatian terhadap kondisi tanaman, termasuk pemupukan secara berkala. “Harapannya, dengan perawatan dan pemupukan yang maksimal oleh petani, tanaman jagung dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal,” ujarnya.

Penanaman di Punggur Kecil sekaligus memperlihatkan pola kolaborasi antara kepolisian dan petani dalam mengoptimalkan lahan yang tersedia. Jika budidaya berjalan sesuai harapan, lahan tiga hektare tersebut tidak hanya menghasilkan jagung. Produksinya diharapkan ikut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar sekaligus menambah pasokan pangan dari tingkat desa.

Bagi kepolisian, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan. Bagi petani, lahan produktif tetap menjadi sumber penghidupan yang perlu dirawat hingga menghasilkan panen. (J-Mus)