SMAN 1 Pontianak Jadi Sekolah Termegah. Telan Biaya Rp 15 Miliar

PONTIANAK, KB1- Pemkot Pontianak terus berupaya menjadikan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 di Jl Johan Idrus, menjadi sekolah terbesar di Kalbar. Pada 2015, rencananya Pemkot akan menambah gedung baru senilai Rp 14 miliar yang menggunakan dana APBD pada 2015. Rencana tersebut disampaikan Walikota Pontianak, Sutarmidji, seusai melakukan penancapan tiang pertama pembangunan gedung SMAN 1 Pontianak, Jumat (21/11).

Menurutnya, dana pembangunan SMAN 1 dengan proyek multi years ini tidak cukup senilai Rp 14 miliar. Dibutuhkan Rp 9 miliar lagi dari APBD 2016 untuk menyelesaikan seluruh pembangunan baik halaman, lapangan dan gedung teater.

“Saya minta pembangunan ini dituntaskan semua. Kita cari kontraktor yang mau mengerjakannya dan dibayar pada tahun anggaran 2016,” kata Sutarmidji.

Khusus pembangunan tempat ibadah atau surau di lingkungan SMAN 1, Pemkot akan memberikan dana hibah sebesar Rp 500 juta. “Sedangkan kekurangan dana pembangunan surau itu dihimpun dari kontribusi para orang tua siswa dan alumni SMAN 1,” terangnya.

Dikatakannya, pembangunan ini selain memenuhi keinginan menjadikan SMAN 1 sebagai sekolah terbesar, juga diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat Kota Pontianak terhadap dunia pendidikan.

“Sebab Kota Pontianak tidak hanya berbicara dan mengandalkan masalah kualitas pendidikan, namun juga peningkatan sarana dan prasarana pendidikan itu sendiri,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak Mulyadi menyatakan, jika SMAN 1 memang sekolah yang memiliki kualitas terbaik di Kalbar. Hal tersebut dibuktikan dengan sejumlah prestasi baik nasional dan internasional seperti menjuarai Olimpiade Internasional di Brazil dan olimpiade pelajar SMA tingkat nasional beberapa waktu lalu.

“Sehingga kita terus memacu input prestasi yang baik tersebut, dengan sejumlah sarana dan prasarana yang baik untuk mempertahankan prestasi yang telah dicapai,” paparnya.

Pembangunan Gedung SMAN 1 menggunakan lahan seluas 4.009 meter, yang terdiri dari 12 ruang kelas, ruang lab, UKS, lapangan futsal, bangunan auditorium, sarana olahraga, halaman parkir, mushola dan bangunan kantin serta ruangan administrasi. Rencananya gedung itu akan dibangun 2 lantai.

“Sehingga ruang kelas yang ada akan berjumlah 39 kelas dan diperkirakan bisa menampung ribuan siswa,” kata Mulyadi.

Selain itu, nantinya bangunan tersebut juga bisa mengakomodir kegiatan belajar bagi siswa berkebutuhan khusus, sebab nantinya akan ada sejumlah sarana yang disiapkan khusus menunjang kegiatan belajar mengajar bagi anak berkebutuhan khusus. Mulyadi pun optimis jika pembangunan ini bisa selesai sesuai dengan yang diharapkan Wali Kota Pontianak. “Kalau sesuai dengan rencana, Insya Allah akan diresmikan bertepatan saat Hari Jadi Kota Pontianak yang ke-244 bulan Oktober 2015 mendatang. (jim)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1976 kali