Helmi Nasaruddin Umar Motivasi Siswi Inklusi di Pontianak: Jangan Minder dan Terus Bermimpi

Penasihat DWP Kementerian Agama RI Helmi Nasaruddin Umar memberikan motivasi kepada siswi inklusi dalam kegiatan penguatan madrasah inklusi di Pontianak. Foto: dok Kemenag Kalbar

KalbarOke.com – Suasana haru mewarnai kegiatan Penguatan Program Madrasah Inklusi di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak, Rabu, 13 Mei 2026. Sejumlah siswi inklusi tampil membacakan puisi bertema semangat belajar dan penerimaan terhadap perbedaan di hadapan para tamu undangan.

Penampilan tersebut mendapat perhatian khusus dari Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama RI, Helmi Nasaruddin Umar, yang tampak terharu menyaksikan pembacaan puisi penuh makna itu. Dengan penuh penghayatan, para siswi menyampaikan pesan tentang pentingnya percaya diri, harapan masa depan, dan kesempatan yang setara dalam dunia pendidikan.

Usai penampilan, Helmi menghampiri para siswi inklusi dan memberikan motivasi secara langsung. Ia meminta para siswa untuk terus belajar dan tidak merasa minder atas kondisi yang dimiliki. “Kalian semua anak-anak hebat. Jangan pernah merasa berbeda atau minder. Terus belajar, terus bermimpi, dan tunjukkan bahwa kalian mampu meraih cita-cita,” ujar Helmi.

Baca :  Hadir di Kampus Untan, Wamenhut Rohmat Marzuki Ajak Sylva Indonesia Kawal Perhutanan Sosial

Selain memberikan semangat, ia juga menyerahkan bingkisan kepada para siswi inklusi sebagai bentuk perhatian dan dukungan. Momen tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, disambut senyum bahagia para siswa dan pendamping.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada anak-anak inklusi dalam kegiatan tersebut. Menurut dia, dukungan moral sangat penting untuk membangun rasa percaya diri peserta didik berkebutuhan khusus.

“Momentum ini menjadi penyemangat bagi anak-anak kita untuk terus tumbuh dengan rasa percaya diri serta mendapatkan ruang yang setara dalam pendidikan,” katanya.

Baca :  Sapi Limosin Kurban Bantuan Presiden di Kubu Raya Disalurkan untuk Warga dan Kaum Duafa

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Kalbar, Salbia Muhajirin Yanis, menilai kegiatan tersebut menjadi pengingat pentingnya menghadirkan pendidikan yang ramah, inklusif, dan penuh kasih bagi seluruh anak.

Ia berharap program madrasah inklusi terus berkembang sehingga anak-anak berkebutuhan khusus dapat memperoleh perhatian, dukungan, dan kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi diri.

Kegiatan penguatan program madrasah inklusi itu menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama mendorong pemerataan akses pendidikan yang lebih inklusif dan humanis di Kalimantan Barat. (*/)