Sutarmidji Gertak Lurah Miskin Inovasi

PONTIANAK, KB1- Walikota Pontianak, Sutarmidji menantang para camat dan lurah untuk berinovasi dalam percepatan pembangunan di wilayah kerja masing-masing. Sebaliknya, Lurah yang ketahuan miskin berinovasi untuk membangun, alokasi anggaran operasional bakal distop.

“Kita hanya anggarkan untuk kelurahan yang memiliki inovasi baik untuk kemajuan masyarakatnya. Tapi tidak semua kelurahan kita beri anggaran,” katanya, Selasa (30/09/2014) di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), dikutip humaspemkot.

Sutarmidji mengaku masih ingin melihat terlebih dahulu lurah mana saja yang memiliki inisiatif kerja yang baik. “Percuma kita beri anggaran kalau dia tidak punya wawasan, tidak punya kemampuan menggunakan anggaran untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Inovasi yang dimaksud Sutarmidji adalah bagaimana Lurah menjalankan program kepedulian terhadap lingkungan atau wilayahnya. Menurutnya itu merupakan kunci keberhasilan dalam melakukan inovasi.

“Inovasi itu dimulai dengan kepedulian dulu. Tanpa kepedulian, mustahil saudara bisa melakukan inovasi. Inovasi itu buka reformasi dan bukan juga revolusi tetapi adalah hal yang sekian banyak saudara lakukan ada yang bisa dijadikan contoh,” tuturnya.

Kepada aparatur lurah dan camat, Sutarmidji berpesan agar lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya dan melakukan pendekatan maupun berdiskusi dengan masyarakat di wilayahnya membahas persoalan yang dihadapi.

“Camat dan lurah itu harus rajin turun ke lapangan, pahami kondisi masyarakat. Apapun yang tak nyaman bapak atauibu pandang di wilayah kerja, harus digenahkan,” tuturnya.

 

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 2004 kali