KalbarOke.com — Tanvi Patri menutup perjalanan panjangnya di POLYTRON Pontianak International Challenge 2026 dengan trofi juara. Pebulutangkis tunggal putri India itu mengalahkan wakil Korea Selatan, Kim Min Sun, pada partai final di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Minggu, 30 Agustus 2026.
Tanvi tampil dominan sejak awal pertandingan. Menghadapi Kim Min Sun yang berstatus unggulan ketiga, pemain India tersebut mampu menjaga konsistensi permainan hingga mengamankan kemenangan dua gim langsung. Hasil itu mengantarkan Tanvi menjadi juara sektor tunggal putri dalam turnamen berlevel International Challenge tersebut.
Gelar di Pontianak menjadi pencapaian penting bagi Tanvi. Ia menjadi satu-satunya wakil India yang mampu menembus partai puncak tunggal putri setelah melewati sejumlah pertandingan sulit. Salah satu ujian terberatnya terjadi pada semifinal ketika Tanvi berhadapan dengan Rachel Chan dari Kanada. Kemenangan atas Chan membuka jalan bagi Tanvi untuk tampil di laga penentuan.
Di final, Tanvi kembali menunjukkan kematangan permainan. Kim Min Sun yang datang sebagai unggulan ketiga tak mampu membalikkan kendali pertandingan. Tanvi menjaga tekanan dan konsistensi hingga pertandingan berakhir dalam dua gim.
Selain membawa pulang gelar, Tanvi memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen di Pontianak. Menurut dia, dukungan dari akademi dan sponsor menjadi bagian penting dalam perjalanannya hingga menjadi juara. “Dan akademi saya untuk mendukung saya dan sponsor saya,” kata Tanvi seusai pertandingan.
Tanvi juga mengaku nyaman selama bertanding di GOR Terpadu Ahmad Yani. Ia menilai sejumlah aspek teknis di arena pertandingan, termasuk pencahayaan dan pengaturan lapangan, mendukung penampilannya. “Pengaturannya sangat bagus, seperti pencahayaan dan semua ini. Tapi, di negara lain dan suasananya juga sangat bagus di sana,” ujarnya.
Bagi Tanvi, pengalaman di Pontianak bukan sekadar tentang mengangkat trofi. Turnamen ini juga menjadi panggung untuk menguji konsistensi menghadapi pemain dari berbagai negara. Rangkaian final POLYTRON Pontianak International Challenge 2026 sendiri mempertemukan wakil dari empat negara, yakni Indonesia, India, Korea Selatan, dan Taiwan.
Di tengah persaingan tersebut, Tanvi menjadi satu-satunya pemain India yang bertahan hingga pertandingan terakhir di nomor tunggal putri. Ia kemudian menyempurnakan perjalanannya dengan menundukkan pemain unggulan Korea Selatan.
Trofi Pontianak kini menjadi bukti bahwa Tanvi mampu melewati tekanan turnamen internasional dan menjaga performa ketika memasuki fase paling menentukan. (deL)






