Rakor TPID : Bahas Gejolak Harga di Musim Hujan dan Jelang Natal

Sejumlah pihak yang ikuti Rakor bersama TPID Pontianak foto bersama. Ist.

Pontianak – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak menggelar rapat koordinasi (rakor) di Aula Abdul Muis Muin, Kantor Bappeda Kota Pontianak, Selasa (4/12).

Rapat ini diikuti pihak Bank Indonesia Perwakilan Kalbar, Bulog, Biro Pusat Statistik (BPS), Manager Garuda Indonesia, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Pontianak.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pertemuan ini dalam rangka mengantisipasi inflasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru serta memasuki musim penghujan.

Baca :  Khitan Massal Gratis: Sinergi Dompet Ummat dan Pemkot Pontianak Bantu 100 Anak Yatim dan Dhuafa

“Rakor ini untuk menentukan langkah-langkah apa yang harus dilakukan seandainya dalam waktu beberapa hari ini hingga menjelang Natal dan Tahun Baru terjadi gejolak harga kebutuhan pokok,” ujarnya.

Untuk stok pangan, kata Edi, sangat mencukupi hingga bulan Februari tahun depan sebagaimana pernyataan pihak Bulog. “Hanya saja untuk stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas belum diterima datanya dari Pertamina,” imbuhnya.

Baca :  KPK Tempatkan Pontianak SPI Tertinggi SeKalimantan, Pemkot Pacu Sosialisasi Antikorupsi

Terkiat musim hujan, Edi mengakui harga tiket pesawat ikut memberi kontribusi terjadinya inflasi. “Selain itu, perubahan cuaca yang drastis juga mengakibatkan terganggunya transportasi yang berdampak pada suplai dan distribusi kebutuhan pokok ke daerah jadi terkendala,” sebut Edi.

Edi Kamtono pun optimis dapat mempertahankan Kota Pontianak sebagai penyandang TPID terbaik dan meraih penghargaan berturut-turut. “Sebagai penyandang TPID terbaik, Kota Pontianak selalu optimis,” pungkasnya. (Fjr)