MTQ Perdana Antar Saudara Baru Digelar di Pontianak, Perkuat Pembinaan Mualaf di Kalbar

MTQ Ke-1 Antar Saudara Baru Provinsi Kalimantan Barat digelar di Pontianak. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan iman dan penguatan ukhuwah Islamiyah bagi mualaf. Foto: dok Kemenag Kalbar

KalbarOke.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-1 Antar Saudara Baru Provinsi Kalimantan Barat resmi digelar di Aula Asrama Haji Kota Pontianak pada Jumat malam, 15 Mei 2026. Kegiatan itu menjadi momentum pembinaan keagamaan bagi para mualaf sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Acara pembukaan berlangsung penuh khidmat dan diwarnai suasana haru serta optimisme dari para peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penais Zawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat, Rohadi, hadir mewakili Kepala Kanwil Kemenag Kalbar. Dalam sambutan tertulis yang dibacakannya, Kementerian Agama menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Kejayaan Mualaf Indonesia atas inisiatif penyelenggaraan MTQ tersebut.

Baca :  Penertiban Kawasan Ambalat, Soroti Citra Kota di Tengah Ajang Internasional

“MTQ ini bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi ruang pembinaan, penguatan iman, dan sarana mempererat ukhuwah Islamiyah,” kata Rohadi.

Ia mengatakan para saudara baru merupakan bagian penting dari umat Islam yang perlu dirangkul dan dibina secara berkelanjutan agar memiliki pemahaman keislaman yang kuat dan berakhlak baik. Menurut dia, pembinaan terhadap mualaf perlu dilakukan dengan pendekatan yang damai, inklusif, dan menyejukkan sehingga mampu menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia, Sefpri Kurniadi, mewakili Gubernur Kalbar. Pembukaan ditandai dengan pemukulan rebana.

Baca :  SPMB 2026/2027 Pontianak Dimulai: Simak Jadwal, Jalur, dan Mekanisme Pendaftaran Online di Sini

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua LPTQ Kalbar, Ketua Baznas Kalbar, unsur Pangdam Kalbar, pengurus Yayasan Kejayaan Mualaf Kalbar, serta peserta MTQ dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Ketua panitia, Damanhuri, mengatakan MTQ perdana antar saudara baru ini diikuti sebanyak 26 peserta. Menurut dia, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang menjunjung nilai toleransi, kedamaian, dan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.

“Semangat para peserta menunjukkan bahwa hidayah mampu menghadirkan harapan dan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Damanhuri. (*/)