Alexander Wilyo Resmikan Instalasi Air 20 Liter/Detik: PDAM Tirta Pawan Jangan Hanya Sekadar Terima Gaji!

Bupati Ketapang Alexander Wilyo meresmikan IPA PDAM berkapasitas 20 liter/detik. Ia menekankan kemandirian perusahaan dan pelayanan maksimal bagi masyarakat. (Foto: Pro.)

KalbarOke.Com — Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 PDAM, Bupati Ketapang Alexander Wilyo meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru berkapasitas 20 liter per detik, Rabu (18/2/2026). Peresmian ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses air bersih yang berkualitas bagi masyarakat.

Pembangunan IPA yang didanai melalui penyertaan modal daerah ini diharapkan mampu mendongkrak kapasitas produksi guna menjangkau lebih banyak pelanggan. Namun, di balik seremonial tersebut, Bupati Alexander Wilyo memberikan teguran keras sekaligus motivasi agar Perumda Tirta Pawan segera bertransformasi menjadi perusahaan yang mandiri.

“Saya minta Direktur dan seluruh jajaran bekerja maksimal, melayani masyarakat sesuai visi kita, yaitu membangun berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri,” tegas Alexander Wilyo saat peresmian.

Bupati mengingatkan agar manajemen tidak terus-menerus bergantung pada sokongan pemerintah. Ia menuntut adanya etos kerja yang nyata dan berorientasi pada hasil demi kepuasan pelanggan.

Baca :  Penemuan Mayat Mahasiswa di Muara Pawan, Polisi: Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan di Tubuh Korban

“Perumda Tirta Pawan harus mandiri. Tim harus bekerja serius, tidak hanya sekadar menerima gaji, tetapi benar-benar bekerja dan melayani masyarakat,” pintanya.

Data dari Direktur PDAM Ketapang, L. Yudiharto J. Saptono, menunjukkan bahwa saat ini jangkauan air bersih baru menyentuh 22 persen atau sekitar 14.000 sambungan rumah (SR). Padahal, kebutuhan ideal untuk 139 ribu jiwa penduduk kota mencapai 35.000 SR.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Ketapang, Mia Gayatri, menyatakan kesiapannya untuk mengawal pembangunan infrastruktur dasar ini.

“DPRD Kabupaten Ketapang melalui Komisi III tentunya akan selalu mendukung serta mengawal setiap program pembangunan infrastruktur dasar, termasuk peningkatan kapasitas dan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat,” jelas Mia Gayatri.

Selain perluasan jaringan ke wilayah pedalaman, PDAM juga menargetkan peningkatan standar kualitas dari sekadar air bersih menjadi air layak minum. Tantangan teknis seperti intrusi air laut di Sungai Pawan saat musim kemarau menjadi prioritas yang akan ditangani dengan teknologi pengolahan modern serta dukungan hibah APBN maupun investasi pihak ketiga.

Baca :  Dukung Proyek Gentengisasi Prabowo, Pemkab Ketapang Siap Estetikkan Kawasan Permukiman

Ringkasan Berita

*Bupati Alexander Wilyo meresmikan IPA PDAM berkapasitas 20 liter per detik pada HUT ke-40 PDAM Ketapang, Rabu (18/2/2026).

*Bupati mendesak Perumda Tirta Pawan untuk mandiri, profesional, dan tidak bergantung pada anggaran pemerintah daerah secara terus-menerus.

*Saat ini layanan air bersih baru menjangkau 22% penduduk; diperlukan tambahan 21.000 sambungan rumah untuk memenuhi kebutuhan total warga Ketapang.

*Rencana pengembangan tahun 2026 mencakup pembangunan IPA tambahan di Kecamatan Benua Kayong dan peningkatan kualitas air baku menjadi air layak minum.

*Komisi III DPRD Ketapang berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan agar operasional infrastruktur air bersih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.