Wagub Kalbar Minta Warga Tak Panic Buying, Krisantus: Stok BBM Aman dan Distribusi Normal

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan mengimbau warga tidak panic buying BBM karena stok dan distribusi di wilayah Kalbar dipastikan aman. (Foto: Adp.)

KalbarOke.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) menyusul beredarnya isu yang memicu kekhawatiran warga. Langkah ini disampaikan sebagai respons atas informasi yang berkembang mengenai ketersediaan pasokan energi di wilayah tersebut. Konferensi pers digelar di Ruang Data Analytic Room (DAR) pada Jumat (13/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama pihak Pertamina memberikan jaminan bahwa kondisi distribusi saat ini tidak mengalami kendala.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pertamina memastikan bahwa ketersediaan BBM di wilayah Kalbar dalam kondisi aman dan distribusi tetap berjalan normal,” kata Krisantus Kurniawan.

Wagub menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan manajemen Pertamina untuk memantau kelancaran stok di seluruh kabupaten/kota.

Ia mengingatkan bahwa pembelian secara berlebihan dalam waktu bersamaan justru menjadi pemicu utama munculnya antrean panjang di sejumlah SPBU.

Baca :  Klaim Pertamina Suplai Aman, Faktanya Pertalite hingga Pertamax Langka di Pontianak dan Kubu Raya

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan,” ujar Krisantus pada Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, kepanikan yang didasari informasi tidak benar dapat menciptakan persepsi adanya kelangkaan, padahal ketersediaan barang di terminal BBM masih mencukupi.

“Jika masyarakat membeli BBM dalam jumlah besar secara bersamaan karena informasi yang belum tentu benar, hal tersebut dapat menciptakan persepsi adanya kelangkaan,” jelasnya.

Wagub meminta masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pengisian bahan bakar sesuai dengan kebutuhan harian seperti biasanya.

Senada dengan Wagub, Sales Area Manager (SAM) Kalimantan Barat, Widhi Tri Adhi Hidayat, memastikan bahwa pengiriman dari terminal hingga ke SPBU terus dipantau secara rutin.

“Kami memastikan bahwa stok BBM untuk wilayah Kalimantan Barat dalam kondisi cukup dan aman,” tegas Widhi Tri Adhi Hidayat.

Ia menambahkan bahwa Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik.

Baca :  Aset Tembus Rp26,23 Triliun, Direktur Utama Rokidi Sebut Kinerja Bank Kalbar Tetap Sehat

Di sisi lain, aparat kepolisian juga telah dikerahkan ke lapangan untuk melakukan pengawasan guna mencegah penyebaran informasi bohong yang memicu keresahan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap masyarakat hanya mempercayai sumber informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum terverifikasi kebenarannya.


Ringkasan Berita

*Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan menggelar konferensi pers di Ruang DAR pada Jumat (13/3/2026) terkait isu pasokan BBM.

*Masyarakat diminta tidak melakukan panic buying karena pembelian berlebih dapat memicu antrean panjang dan kesan langka.

*Pemprov Kalbar dan Pertamina memberikan jaminan bahwa stok BBM di wilayah Kalimantan Barat saat ini dalam kondisi aman.

*Sales Area Manager Pertamina Kalbar, Widhi Tri Adhi Hidayat, menegaskan distribusi dari terminal ke SPBU berjalan normal.

*Pihak kepolisian turut melakukan pengawasan di lapangan untuk menjaga situasi kondusif dan mencegah penyebaran hoaks terkait kelangkaan BBM.