KalbarOke.com – Prestasi membanggakan kembali diraih Kota Singkawang setelah Kelurahan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara, berhasil meraih Juara I pada Lomba Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB), Administrasi Pokja IV, Keluarga Berkualitas dan Posyandu, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025.
Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya sinergi antara kader PKK, kader posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung program kesehatan keluarga berbasis lingkungan. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Singkawang, Rahmadiyanti Muhammadin, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraih Kota Singkawang dalam ajang tingkat provinsi tersebut.
“Alhamdulillah, kali ini Singkawang berhasil meraih juara pertama pada lomba GKSTTB, LBS, Posyandu, dan PHBS untuk kategori kota di tingkat Provinsi Kalimantan Barat,” ujar Rahmadiyanti pada Selasa, 12 Mei 2026.
Menurut dia, prestasi tersebut menjadi pencapaian perdana yang berhasil diraih dalam beberapa periode terakhir sekaligus hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat.
“Ini merupakan capaian perdana dari sekian periode. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi para kader PKK, kader posyandu, kader PHBS, kader GKSTTB, Pemerintah Kota Singkawang, serta seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan kontribusi terbaik,” katanya.
Rahmadiyanti menilai penghargaan tersebut bukan sekadar simbol keberhasilan, tetapi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan keluarga dan pelayanan posyandu.
Ia mengatakan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama, terutama dalam penanganan stunting dan peningkatan capaian pengukuran balita di Kota Singkawang.
“Semoga dengan prestasi ini, para kader PKK dan posyandu semakin termotivasi untuk bergerak aktif dalam pencegahan stunting serta mendukung peningkatan capaian pengukuran balita di Kota Singkawang pada tahun 2026,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen, TP PKK Kota Singkawang berencana meningkatkan pendampingan langsung ke posyandu-posyandu, terutama di wilayah dengan tingkat kunjungan dan data penimbangan balita yang masih rendah.
Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan advokasi sesuai enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu guna memastikan pelayanan masyarakat berjalan optimal.
“Kami akan turun langsung melihat kondisi di lapangan dan mendengarkan berbagai keluhan masyarakat maupun kader, sehingga kendala yang dihadapi bisa segera dicarikan solusi bersama,” kata Rahmadiyanti. (*/)







