Stok Beras RI Tembus 4,5 Juta Ton, Mentan Amran Yakin Aman Hadapi El Nino

Menteri Pertanian Amran Sulaiman memastikan stok pangan Indonesia aman hingga 11 bulan ke depan meski ada ancaman El Nino. Foto: dok Kementan

KalbarOke.com — Menteri Pertanian Amran Sulaiman memastikan Indonesia berada dalam kondisi siap menghadapi potensi dampak fenomena El Nino, dengan dukungan stok pangan yang disebut mencapai level tertinggi sepanjang sejarah.

Pernyataan tersebut disampaikan Amran usai meninjau gudang Perum Bulog di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Ahad, 5 April 2026. Ia mengakui dampak cuaca panas ekstrem mulai terasa dan berpotensi memengaruhi produksi pertanian, namun pemerintah telah memiliki pengalaman dalam menghadapi kondisi serupa. “Kami sudah pengalaman mengelola El Nino tahun 2015, 2023, dan 2024,” ujarnya.

Menurut Amran, stok beras pemerintah saat ini mencapai 4,5 juta ton pada awal April 2026, angka tertinggi sejak Indonesia merdeka. Ia bahkan memperkirakan dalam 10 hingga 20 hari ke depan stok tersebut dapat meningkat hingga 5 juta ton.

Baca :  Pariwisata Indonesia Tetap Aman di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Selain cadangan di gudang pemerintah, Amran menyebut ketersediaan pangan juga tersebar di sektor hotel, restoran, dan katering (horeka) yang mencapai sekitar 12,5 juta ton. Sementara itu, potensi panen dari tanaman yang sedang tumbuh diperkirakan mencapai 11 juta ton.

“Artinya total ketersediaan kita sekitar 23 juta ton. Ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 11 bulan ke depan,” kata dia. Dengan perhitungan tersebut, Amran menilai Indonesia relatif aman menghadapi periode kekeringan yang diperkirakan berlangsung hingga enam bulan akibat El Nino.

Untuk memperkuat ketahanan pangan, pemerintah juga telah melakukan berbagai langkah strategis, seperti peningkatan pompanisasi, perbaikan irigasi, serta optimalisasi lahan rawa. Upaya tersebut memungkinkan peningkatan intensitas tanam dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.

Baca :  Kementan Kembangkan Kawasan Kelapa 300 Hektare, Dorong Hilirisasi Gula Kelapa

Ia pun mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ancaman krisis pangan akibat cuaca ekstrem. “Pangan aman,” ujarnya menegaskan. Amran juga menyampaikan apresiasi kepada petani, aparat TNI-Polri, serta berbagai pihak yang terlibat dalam menjaga produksi pangan nasional.

Menurut dia, capaian ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan di tengah dinamika geopolitik global. “Beras kita melimpah. Di saat geopolitik memanas, kita tetap tenang, harga pangan baik, bahkan berlimpah,” kata Amran. (*/)