Kadistan Kalbar Hadiri FGD APPSI di Ambon, Bahas Integrasi Pertanian dan Ekonomi Kreatif

Kepala Dinas TPH Kalbar Herti Herawati menghadiri FGD APPSI 2026 di Ambon yang membahas penguatan ekonomi regional melalui sektor pertanian, maritim, dan ekonomi kreatif. Foto: dok Ppid Distan Kalbar

KalbarOke.com – Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Herti Herawati, menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Hotel Santika Premiere Ambon, Rabu, 3 Juni 2026.

Forum tersebut menjadi bagian dari upaya APPSI dalam memperkuat kolaborasi antardaerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam diskusi itu, para peserta membahas strategi pengembangan potensi daerah melalui integrasi sektor pertanian, maritim, dan ekonomi kreatif sebagai sektor unggulan yang dinilai memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi regional.

FGD APPSI 2026 mengusung tema “Memperkuat Ekosistem Orens Ekonomi” dengan subtema “Integrasi Sektor Pertanian, Maritim, dan Ekonomi Kreatif sebagai Pilar Pertumbuhan Ekonomi Regional.”

Baca :  Polres Bengkayang Raih Penghargaan Ketahanan Pangan pada Harkitnas 2026

Tema tersebut menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing daerah di tengah dinamika pembangunan nasional.

Kegiatan itu diikuti oleh kepala dinas pertanian dan perkebunan, kepala dinas kelautan dan perikanan, kepala dinas pariwisata dan ekonomi kreatif, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Forum tersebut juga menjadi ruang bertukar gagasan dan pengalaman antardaerah dalam menyusun strategi pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal secara terpadu.

Ketua APPSI yang juga Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Ketua Tim Pakar APPSI Prof. M. Ryaas Rasyid. Dalam kesempatan itu, para delegasi pemerintah daerah menyatakan komitmen untuk memperkuat kerja sama lintas provinsi guna mendukung pembangunan nasional yang lebih merata dan berkelanjutan.

Baca :  Polsek Jangkang Cek Tiga Titik Hot Spot Karhutla di Desa Selampung Sanggau

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Barat Herti Herawati menilai kolaborasi antarsektor dan antardaerah menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.

Menurut dia, sektor pertanian tidak hanya berperan sebagai penopang pangan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis potensi lokal.

Melalui FGD APPSI 2026 ini, pemerintah daerah diharapkan mampu merumuskan langkah konkret dalam memperkuat sinergi pembangunan sektor pertanian, kemaritiman, dan ekonomi kreatif demi mendorong pertumbuhan ekonomi regional yang berkelanjutan. (*/)