KalbarOke.Com — Sebuah unggahan yang memuat narasi bohong atau hoaks terkait Bupati Sambas, Satono, beredar luas di media sosial Facebook baru-baru ini. Dalam unggahan tersebut, Bupati Satono diklaim tengah melakukan perundingan terkait penjualan lahan masyarakat kepada pihak pengelola HGU untuk membayar utang Pilkada senilai Rp37 miliar.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) langsung memberikan klarifikasi tegas.
“Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar,” tegas pihak Diskominfo Sambas melalui keterangan tertulisnya.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sambas, Riza Sunanda, menjelaskan bahwa foto yang digunakan dalam unggahan hoaks tersebut adalah foto kegiatan resmi di Jakarta.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 1 April 2026 lalu, saat Bupati Satono melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Dalam pertemuan itu, Bupati Satono didampingi oleh Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, untuk membahas agenda pembangunan bagi masyarakat Sambas.
Alih-alih membahas penjualan lahan, pertemuan tersebut justru membahas rencana pembangunan Sekolah Rakyat serta program pembangunan sosial di daerah perbatasan.
Riza Sunanda sangat menyayangkan adanya oknum yang menyebarkan informasi menyesatkan dengan menyalahgunakan foto kegiatan resmi pemerintah.
Pemkab Sambas mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan tidak mudah percaya dengan narasi-narasi provokatif yang tidak jelas sumbernya.
“Untuk itu kepala Dinas Kominfo Sambas menghimbau agar masyarakat bijak bermedia sosial serta selektif dalam menerima informasi yang beredar di media sosial,” harap Pemkab Sambas.
Masyarakat diminta untuk selalu melakukan kroscek informasi melalui kanal resmi pemerintah daerah guna menghindari upaya adu domba atau penyebaran fitnah.
Pemerintah menegaskan bahwa fokus utama Bupati Satono saat ini adalah mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan sesuai dengan koordinasi yang telah dilakukan bersama kementerian terkait.







