Pelajar Singkawang Ciptakan Inovasi Digital Keselamatan Lalu Lintas, Scan2Ride Raih Juara

Seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Kota Singkawang 2026 menghadirkan inovasi digital kreatif dari pelajar. Scan2Ride berbasis QR Code keluar sebagai juara. Foto: dok Humas Singkawang

KalbarOke.com – Kreativitas pelajar mewarnai Seleksi Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Kota Singkawang 2026 yang digelar di Basement Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa, 19 Mei 2026. Sejumlah peserta menghadirkan inovasi berbasis teknologi digital untuk mendukung budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Eko Susanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan sebagai implementasi regulasi di bidang keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

Menurut dia, edukasi keselamatan berlalu lintas perlu diperkuat sejak dini karena generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun budaya berkendara yang aman dan tertib di era digital.

“Keselamatan lalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab masyarakat umum, tetapi juga perlu ditanamkan sejak dini kepada kalangan muda. Melalui kegiatan ini, pelajar diharapkan mampu menjadi duta keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” kata Eko.

Ia menilai perkembangan teknologi informasi membuka peluang besar bagi pelajar untuk menciptakan media edukasi keselamatan jalan yang lebih kreatif, interaktif, dan mudah diterapkan di lingkungan masyarakat.

Baca :  Hadir di Kampus Untan, Wamenhut Rohmat Marzuki Ajak Sylva Indonesia Kawal Perhutanan Sosial

Seleksi tahun ini diikuti pelajar SMA dan SMK sederajat di Kota Singkawang melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, penyaringan tingkat sekolah, hingga final tingkat kota yang diikuti lima peserta terbaik.

Dari hasil penilaian dewan juri, para finalis dinilai mampu menghadirkan inovasi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan berpotensi diterapkan secara nyata.

Juara pertama diraih Dayang Agrelia Alma Jazeera dari MAN Model Singkawang melalui inovasi “Scan2Ride”, media edukasi digital berbasis QR Code yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan pelajar.

Posisi juara kedua diraih Cindy Natalia dari SMAN 3 Singkawang lewat inovasi filter TikTok sebagai media kampanye budaya keselamatan berlalu lintas atau road safety culture. Sementara juara ketiga diraih Sultan Tri Septian melalui inovasi “Smart Safety Helmet”.

Baca :  Pemkab Kubu Raya Terbitkan Dispensasi Solar Subsidi Atasi Lumpuhnya Transportasi Air

Eko berharap semakin banyak sekolah di Singkawang berpartisipasi dalam ajang tersebut sehingga lahir lebih banyak inovasi keselamatan jalan berbasis teknologi informasi. “Kegiatan ini penting untuk mengembangkan potensi pelajar, khususnya di sektor teknologi dan implementasinya dalam kehidupan nyata, terutama terkait keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang menerima piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Singkawang bersama Kepala Dinas Perhubungan dan dewan juri.

Para pelajar terpilih selanjutnya akan dipersiapkan untuk mewakili Kota Singkawang pada ajang tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Menurut Eko, kemampuan presentasi dan penyampaian gagasan para peserta akan terus diasah agar mampu tampil maksimal di tingkat provinsi.

“Kita masih memiliki waktu persiapan sebelum menghadapi seleksi tingkat provinsi. Kemampuan presentasi dan penyampaian gagasan akan terus diperkuat agar peserta mampu membawa nama baik Kota Singkawang,” katanya. (*/)