KalbarOke.com – Kondisi bak penampungan sampah yang berada di Jalan Pertanian BP2, Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang, kembali menuai keluhan warga. Fasilitas umum tersebut dilaporkan mengalami kerusakan sejak cukup lama dan hingga kini belum mendapat penanganan, sehingga sampah kerap meluap dan berserakan di sekitar lokasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, bagian rangka bak penampungan terlihat mengalami korosi cukup parah. Beberapa sisi wadah juga mengalami kerusakan sehingga tidak lagi mampu menampung volume sampah secara maksimal. Akibatnya, sampah yang dibuang masyarakat sering kali meluber hingga ke luar bak dan mengganggu kebersihan lingkungan.
Sejumlah warga berharap Pemerintah Kabupaten Bengkayang segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki ataupun mengganti fasilitas yang dinilai sudah tidak layak digunakan. Salah seorang warga, Herman, mengatakan kondisi bak sampah tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan.
“Bak sampah ini sudah cukup lama rusak. Kami berharap pemerintah melalui dinas terkait segera memperbaiki atau menggantinya agar sampah tidak berserakan dan lingkungan tetap bersih,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lain yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Menurutnya, kerusakan fasilitas umum tersebut mencerminkan perlunya perhatian lebih terhadap pelayanan dasar bagi masyarakat.
Ia menilai pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan fasilitas umum tetap berfungsi dengan baik, mengingat keberadaannya sangat dibutuhkan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kondisi bak sampah ini sudah berlangsung lama dan tidak kunjung diperbaiki. Entah anggaran ada atau tidak, ini sudah menjadi tanggung jawab pemerintah Kabupaten Bengkayang. Warga juga selama ini membayar pajak, jadi seharusnya fasilitas umum seperti ini bisa terurus dengan baik, bukan dibiarkan rusak begitu saja,” ungkapnya.
Selain mengurangi keindahan lingkungan, warga menilai kerusakan bak penampungan sampah juga berpotensi menimbulkan dampak kesehatan. Sampah yang menumpuk dan berserakan dapat memunculkan bau tidak sedap, mengundang lalat maupun hewan pembawa penyakit, serta menciptakan lingkungan yang kurang nyaman bagi masyarakat sekitar.
Karena itu, warga berharap dinas terkait segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk menentukan langkah penanganan, baik melalui perbaikan maupun penggantian bak penampungan yang sudah rusak.
Masyarakat juga meminta agar perawatan fasilitas umum, khususnya sarana pengelolaan sampah, menjadi perhatian berkelanjutan. Mereka berharap pemeliharaan dilakukan secara rutin sehingga pelayanan kebersihan tetap optimal dan persoalan serupa tidak terus berulang di berbagai wilayah Kabupaten Bengkayang. (Rin)







