Kalbar Sabet Anugerah Adinata Syariah 2026, Wakaf Produktif Berdampak bagi Masyarakat

Provinsi Kalimantan Barat meraih Anugerah Adinata Syariah 2026 kategori Wakaf. Penghargaan ini dinilai menjadi pengakuan atas keberhasilan membangun tata kelola wakaf yang profesional, produktif, dan berdampak bagi masyarakat. Foto: dok Kemenag Kalbar

KalbarOke.com – Provinsi Kalimantan Barat kembali mencatat prestasi di bidang ekonomi syariah setelah meraih Anugerah Adinata Syariah 2026 pada kategori Wakaf. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya berbagai pemangku kepentingan dalam membangun tata kelola wakaf yang profesional, transparan, dan semakin produktif untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang selama ini konsisten memperkuat ekosistem wakaf di daerah.

Menurutnya, penghargaan itu tidak hanya menjadi simbol keberhasilan, tetapi juga dorongan untuk terus meningkatkan pengelolaan wakaf agar memberikan manfaat yang lebih luas.

“Anugerah ini bukan sekadar sebuah penghargaan, tetapi menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memperkuat tata kelola wakaf yang profesional, transparan, akuntabel, dan produktif sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” ujar Muhajirin Yanis.

Ia menjelaskan, paradigma wakaf kini telah mengalami perubahan. Jika sebelumnya identik dengan penyediaan lahan untuk masjid, madrasah, atau pemakaman, saat ini wakaf berkembang menjadi instrumen penting dalam mendukung pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, kegiatan sosial, hingga pelestarian lingkungan.

Baca :  Diduga Hendak Curi Sawit, Pria di Ketapang Malah Tertangkap Simpan 12 Paket Sabu

Penguatan tata kelola wakaf tersebut, kata Muhajirin, sejalan dengan prioritas Kementerian Agama dalam mengembangkan layanan keagamaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

Atas pencapaian tersebut, Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Barat menyampaikan apresiasi kepada Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Kalimantan Barat yang dinilai konsisten membangun literasi wakaf, meningkatkan kapasitas para nazir, dan mendorong lahirnya berbagai inovasi wakaf produktif.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Barat, Kantor Kementerian Agama kabupaten dan kota, lembaga keuangan syariah penerima wakaf uang, organisasi kemasyarakatan Islam, perguruan tinggi, akademisi, tokoh agama, media massa, hingga masyarakat yang telah berkontribusi membangun ekosistem wakaf.

Muhajirin berharap sinergi tersebut terus diperkuat melalui Gerakan Kalbar Berwakaf sehingga literasi masyarakat mengenai wakaf semakin meningkat dan manfaatnya semakin luas dirasakan dalam mendukung pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga berbagai program sosial lainnya.

Baca :  Balai PK Pontianak Perluas Layanan ke 10 Provinsi, Permudah Perizinan Usaha Kelautan dan Perkuat Konservasi

“Kami berharap dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini terus diperkuat melalui Gerakan Kalbar Berwakaf. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis budaya berwakaf akan semakin berkembang, literasi masyarakat semakin meningkat, dan manfaat wakaf akan semakin luas dirasakan dalam mendukung pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi umat, serta berbagai program sosial lainnya,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan penghargaan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat budaya berwakaf. Menurutnya, wakaf kini dapat dilakukan oleh berbagai kalangan, tidak hanya melalui tanah atau bangunan, tetapi juga dalam bentuk wakaf uang maupun wakaf produktif lainnya sesuai kemampuan masing-masing.

“Semoga penghargaan ini menjadi energi baru untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan inovasi, serta menghadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat. Mari kita jadikan Gerakan Kalbar Berwakaf sebagai gerakan bersama dalam mewujudkan kesejahteraan umat dan pembangunan ekonomi syariah yang berkelanjutan,” tutup Muhajirin Yanis. (*/)