Maut di Tikungan Jalan Sekadau-Sanggau: Hindari Truk Misterius, Pickup Adu Banteng dengan Revo

Sebuah pickup bernomor polisi tak dikenal terlibat kecelakaan maut di Jalan Sekadau-Sanggau, Kamis malam. Pengendara Honda Revo tewas usai kendaraannya dihantam pickup yang tergelincir. Foto: dok Humas Polri

KalbarOke.com – Perjalanan malam di ruas Jalan Sekadau-Sanggau, Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, berujung petaka, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 19.20 WIB. Upaya seorang sopir pickup menghindari tabrakan dengan truk tak dikenal justru berbalik menjadi tragedi maut yang merenggut nyawa seorang pemuda.

Pengendara sepeda motor Honda Revo berinisial S (25), warga Kecamatan Sekadau Hulu, tewas setelah sempat mendapatkan perawatan medis intensif di RSUD Kabupaten Sekadau akibat luka parah di bagian kepala. Sementara itu, penumpang yang diboncengnya, YS (19), harus menanggung trauma fisik berat berupa patah tulang kaki kiri serta luka lecet di kedua tangannya.

Plt Kasi Humas Polres Sekadau, IPDA Iwan Kurniawan, mewakili Kasat Lantas IPTU Sudarsono, membenarkan insiden nahas tersebut. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, insiden bermula saat mobil pickup Daihatsu Grand Max yang dikemudikan oleh G (28) melaju dari arah Sekadau menuju Pontianak.

Tatkala tiba di lokasi kejadian, sebuah truk tangki misterius yang identitasnya hingga kini masih misterius mendadak muncul dari arah berlawanan. Panik menghindari hantaman truk tersebut, pengemudi pickup membanting setir ke kiri hingga ban sebelah kiri keluar dari badan jalan aspal.

Petaka tak terhindarkan ketika G berupaya mengembalikan kendaraannya ke badan jalan. Roda pickup justru tergelincir, membuat kendaraan hilang kendali dan meluncur liar ke lajur kanan.

Nahas bagi S dan YS yang datang dari arah berlawanan menggunakan Honda Revo. Jarak yang terlalu dekat membuat benturan keras mustahil dihindari. Kedua kendaraan bahkan sempat terseret hingga ke bahu jalan sebelah kanan dari arah Sekadau menuju Sanggau.

“Kedua kendaraan terseret ke bahu jalan. Pengendara motor mengalami luka berat di kepala, sedangkan penumpangnya mengalami patah tulang,” jelas Iwan, Jumat (2/10).

Aparat kepolisian dari Satlantas Polres Sekadau yang bergerak cepat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat.

Menanggapi insiden ini, pihak kepolisian kembali mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh pengguna jalan di Kalimantan Barat. Pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman, senantiasa mengecek kelaikan kendaraan, dan yang utama: menomorsatukan keselamatan di atas segalanya. (J-Mus)