Kirim Anak Pedalaman ke Bali hingga Pare, Fraksi PKB Guyur Beasiswa Pelatihan 25 Siswa Arus Kualant

Sekolah Adat Arus Kualant di Dusun Tahak menjadi ruang nonformal bagi generasi muda Dayak untuk mendalami literasi modern tanpa tercerabut dari budaya leluhur. (Foto: Anak-anak Arus Kualant befroto menunjuk ke arah Rustini Muhaimin./Ist.)

KalbarOke.Com — Jajaran rombongan Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) melakukan kunjungan kerja ke kawasan pedalaman Kalimantan Barat, tepatnya di Dusun Tahak, Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kamis (9/7/2026). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Rustini Muhaimin Iskandar, Ida Fauziyah, dan Neng Eem Marhamah.

Kedatangan rombongan petinggi parpol tersebut ditujukan untuk menyerahkan secara resmi bantuan jaminan pendidikan berupa Beasiswa Jejak Nusantara dari Fraksi PKB. Beasiswa ini diberikan kepada sedikitnya 25 siswa berprestasi dari Sekolah Adat Arus Kualant sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB tahun 2026.

Terdapat 5 kategori kluster beasiswa pelatihan peningkatan kapasitas (capacity building) eksternal yang diserahkan secara simbolis dalam agenda tersebut, meliputi:

  • Pelatihan Bisnis Kreatif dan Pariwisata (berlokasi di Bali)
  • Pelatihan Jurnalistik (berlokasi di Kota Pontianak)
  • Pelatihan Bahasa Inggris Intensif (berlokasi di Kampung Inggris Pare, Kediri, Jawa Timur)
  • Pelatihan Pembuatan Film Dokumenter
  • Pelatihan Seni Musik dan Tari Tradisional

Penyerahan stimulus beasiswa ini dilakukan langsung secara simbolis oleh Rustini Muhaimin bersama jajaran pengurus DPP PKB serta organisasi sayap Perempuan Bangsa kepada perwakilan siswa dan pengelola sekolah adat.

Pendiri Sekolah Adat Arus Kualant, Dellyana Winki (Deli), menyampaikan rasa haru dan apresiasi yang mendalam atas kepedulian konkret yang ditunjukkan oleh Fraksi PKB dan kementerian terkait. Bantuan ini dinilai sangat berdampak dalam membuka cakrawala masa depan anak-anak pedalaman Ketapang.

Baca :  Menjelajah Sekolah Adat Arus Kualant: Menjadikan Hutan Sebagai Perpustakaan Hidup Generasi Muda Dayak

“Akan ada 25 anak kami yang berangkat secara khusus untuk mengikuti paket pelatihan tersebut. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kementerian dan juga PKB yang sudah memberikan kesempatan emas ini kepada anak-anak Arus Kualant untuk mengembangkan kapasitas diri serta merajut impian-impian mereka,” tutur Deli dengan mata berkaca-kaca.

Perhatian khusus DPP PKB terhadap kiprah Arus Kualant ini bermula saat perayaan Harlah PKB di Jakarta beberapa waktu lalu. Saat itu, Dellyana Winki hadir sebagai pembicara dan mempresentasikan perjuangan literasi budaya sekolah adat tersebut di hadapan ribuan kader nasional.

Ketua Dewan Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin Iskandar, mengaku langsung terpikat dan kagum dengan potensi besar anak-anak Arus Kualant sejak menyimak presentasi Deli di Jakarta.

“Waktu itu Mbak Dellyana datang ke Jakarta dan presentasi di acara besar PKB. Luar biasa, adik Dellyana mempresentasikan tentang sekolah Arus Kualant dan membuat kita semua kagum. Cara menyampaikannya, retorikanya begitu bagus, bahkan sudah di atas level dosen. Itulah kemudian saya berpikir, ini gurunya siapa dan cara belajarnya bagaimana, padahal katanya anak-anak ini dari dalam hutan,” kenang Rustini disambut riuh tepuk tangan warga.

Baca :  Kemenag Kalbar Hadiri Haflah Akhirussanah Ponpes Darunna’im Pontianak, Soroti Peran Penting Pesantren
Jajaran DPW PKB Kalbar dampingi kunjungan Rustini Muhaimin ke sekolah adat Arus Kualant. (Foto: Ist.)

Sementara itu, Ketua DPW PKB Kalbar, Mulyadi Tawik, yang ikut mendampingi rombongan pusat, menegaskan bahwa kehadiran PKB di tengah komunitas adat merupakan bukti komitmen partai dalam mengawal pemerataan pendidikan nasional. Ia berharap langkah stimulus ini bisa memicu lompatan angka Indeks Pembangunan Menusia (IPM).

“PKB hadir di sini untuk mendukung penuh sekolah ini agar terus dapat mendidik dan mengembangkan kreativitas anak-anak. Terima kasih kepada DPP yang telah menjadikan Kalimantan Barat sebagai salah satu titik prioritas rangkaian Harlah PKB yang ke-28 tahun 2026. Mudah-mudahan dengan beasiswa ini, menjadi pemicu utama peningkatan IPM baik di kawasan perbatasan maupun daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Kalbar,” pungkas Mulyadi Tawik.


Ringkasan Berita:

  • Dalam rangka Harlah ke-28, DPP dan Fraksi PKB memberikan Beasiswa Jejak Nusantara kepada 25 siswa Sekolah Adat Arus Kualant Ketapang, Kamis (9/7/2026).
  • Beasiswa tersebut mencakup 5 jenis pelatihan keahlian di luar daerah, seperti bisnis kreatif di Bali, bahasa Inggris di Pare Kediri, jurnalistik di Pontianak, perfilman dokumenter, serta seni musik-tari.
  • Penyerahan disaksikan langsung oleh Pendamping Menko Pemberdayaan Masyarakat Rustini Muhaimin dan Ketua DPW PKB Kalbar Mulyadi Tawi sebagai upaya mendongkrak kualitas IPM daerah 3T.