Ini Harapan Mereka dari kalbarsatu.com

Bangun Media seperti Menanam Pohon

Leo Sutrisno (Akademisi)

Saya berharap media online kalbarsatu.com ini bisa mampu menyampaikan berita dan informasi yang memiliki khas Kalimantan Barat yang bisa diunggulkan secara global. Apalagi di tengah pesatnya teknologi sekarang yang begitu canggih, media ini saya harapkan mampu menyajikan konten, misalnya dalam bidang kebudayaan untuk mengenalkan kepada dunia luar.

Ibarat seperti para petani yang akan menanam pohon. Sebelum memulai jenis pohon apa yang akan ditanam, petani itu harus memilih bibit, kecocokan dengan jenis tanah serta jenis pupuk yang akan ditebar.
Begitu juga dengan membangun media ini. Harus ada identitas budaya yang bisa disuguhkan dan dikenal secara global. Tujuannya tidak lain, ingin mengembalikan identitas budaya khas Kalbar, di tengah kehadiran teknologi yang semakin canggih.

Apresiasi Media Baru

Samhadi (Ketua Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama Kota Pontianak)

Saya sangat mengapresiasi kehadiran media kalbarsatu.com. Kehadiran media ini setidaknya bisa menjadi media alternatif, terutama mampu menampung kegiatan para pemuda di Kalbar khususnya dalam bentuk publikasi. Pada akhirnya media ini bisa membangun kinerja dan pembangunan bagi masyarakat Kalbar.

Mampu Menampung Informasi

Yusri Darmadi (Balai Kajian Sejarah Kalbar)

Sebagai media online, saya harapkan media ini bisa menyampaikan informasi dengan cepat dan tepat. Apalagi dengan perkembangan teknologi sekarang, media ini ke depan bisa diharapkan mampu menampung informasi dan menjadi referensi yang baik dari masyarakat. Karena pepatah juga mengatakan, barang siapa yang menguasai informasi, dia juga yang akan menguasai dunia.

Ubah Citra Negatif

Hasan Basri (Lembaga Kajian Sumber Daya Manusia Nahdatul Ulama Kota Pontianak)
Semoga media ini menjadi bagian dari sumber informasi bagi masyarakat Kalbar dan masyarakat juga bisa dilibatkan partisipasinya menyampaikan informasi di media ini. Tidak kalah pentingnya, media ini menjadi media yang mampu mengubah citra negatif, terutama para remaja, menjadi ke arah positif.

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1540 kali