Ishaq Saleh Tutup Usia, Kalbar Kembali Kehilangan Tokoh Senior

0
Almarhum H. Ishaq Saleh

Pontianak – Kabar duka menyelimuti Kalbar, Jumat (08/02) sore. Salah seorang tokoh Kalbar H. Ishaq Saleh meninggal dunia. Politisi senior yang juga ayah dari Sekrerais Jendral Kementerian Kesehaan Republik Indonesia, meninggal dalam usia 80 tahun. “Kami sekeluarga merasa kehilangan,” ujar M. Fahmi, salah seorang putra Almahrum, saat dihubungi Kalbaroke.com tadi malam.

Mantan Anggota DPD RI ini dikabarkan memang sudah lama menderita sakit. “Namun, Beliau semangat untuk melawan penyakit yang dialami,” kenang Fahmi kepada Kakek dengan 21 cucu dari tujuh orang anak tersebut. “Kami atas atas nama keluarga mohon maaf yang sebesar-sebesarnya kepada handai taulan dimana pun berada jika selama hidup Beliau pernah berbuat salah dan khilaf,” tukas Fahmi.

Baca :  Bawaslu Kubu Raya Matangkan Kesiapan Panwascam

Rencananya, mantan anggota DPD RI yang juga tokoh Muhammadiyah Kalbar ini akan dimakamkan di komplek pemakaman di Gang Busri, Jalan Imam Bonjol Pontianak. Sanak kerabat hingga tadi malam terus berdatangan melayat di rumah duka, di Jalan Sei Raya Dalam, komplek Gading Victoria, Pontianak.

Sebagai politisi senior yang sudah malang melintang di Kalbar, nama Ishaq Saleh memang sudang tidak asing bagi masyarakat di daerah ini. Beberapa periode beliau pernah duduk di DPRD Kalbar dari Partai Persatuan Pembangunan. Setelah reformasi, Ishaq Saleh lantas bergabung di Partai Amanat Nasional.

Baca :  Bawaslu Kubu Raya Matangkan Kesiapan Panwascam

Menurut Mursalin, Direktur PonTV, rakyat Kalbar tentu merasa sangat kehilangan dengan berpulangnya H Ishaq saleh. “Beliau adalah panutan. Saat gerakan reformasi 98 di Kalbar, Pak Ishaq cukup beperan dalam mendukung pergerakan mahasiswa waktu itu,” kenang mantan wartawan Pontianak Post ini.

“Bukan hanya itu saja, Pak Ishaq juga banyak meninggalkan legasi. Salah satunya adalah pendirian kampus kedokteran di Untan. Saya waktu itu yang meliput perjuangan Beliau bersama rekannya H. Ilham Sanusi,” ujar Mursalin. (Uli)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 3381 kali