KalbarOke.Com — Komandan Kodim 1209/Bky, Letkol Inf Aprianda, ikut menghadiri pembukaan Gawai Dayak Berape Sawa Tahun 2026 yang digelar di Ramin Bantang, Kabupaten Bengkayang, Rabu (27/5/2026). Kehadiran Letkol Inf Aprianda menjadi bentuk dukungan nyata dari jajaran TNI terhadap pelestarian budaya dan tradisi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
Gawai Dayak Berape Sawa sendiri merupakan tradisi adat tahunan yang sakral sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang diperoleh. Selain itu, momentum ini juga menjadi sarana doa bersama untuk keberkahan, kedamaian, serta kesejahteraan kehidupan masyarakat ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1209/Bky menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat dan panitia pelaksana yang terus konsisten menjaga serta melestarikan budaya daerah sebagai identitas dan warisan leluhur.
“Melalui Gawai Dayak ini diharapkan kebersamaan, persatuan, dan nilai budaya tetap terjaga di tengah kehidupan masyarakat,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Acara pembukaan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh nuansa kekeluargaan. Jalannya pembukaan juga diisi dengan berbagai rangkaian ritual adat yang khidmat serta pertunjukan seni budaya Dayak yang memukau para penonton.
Kegiatan adat tahunan ini berlangsung meriah dengan disaksikan langsung oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Debit, Ketua DAD Kabupaten Bengkayang Martinus Kajot, tokoh adat, tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, serta ribuan masyarakat dari berbagai wilayah yang turut memadati lokasi acara.
Ringkasan Berita:
- Dandim 1209/Bky Letkol Inf Aprianda menghadiri pembukaan Gawai Dayak Berape Sawa 2026 di Ramin Bantang Bengkayang, Rabu (27/5/2026).
- Kehadiran pucuk pimpinan Kodim Bengkayang ini menjadi simbol sinergi dan dukungan TNI terhadap upaya pelestarian kebudayaan lokal.
- Gawai Dayak Berape Sawa digelar sebagai bentuk representasi rasa syukur atas hasil panen sekaligus doa bersama untuk kesejahteraan daerah.
- Letkol Inf Aprianda mengajak masyarakat menjadikan momentum gawai adat untuk memperkuat persatuan dan menjaga nilai luhur di era modern.
- Acara turut dihadiri Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, Ketua DAD Martinus Kajot, serta perwakilan pejabat daerah lintas kabupaten.







