Jelang Iduladha, Karantina Kalbar Perketat Pengawasan Hewan Kurban Cegah PMK

Karantina Kalimantan Barat memperketat pengawasan lalu lintas hewan kurban menjelang Iduladha. Pemeriksaan intensif dilakukan untuk memastikan ternak bebas PMK dan aman bagi masyarakat. Foto: dok Karantina Kalimantan Barat

KalbarOke.com – Karantina Kalimantan Barat memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban yang masuk ke wilayah Kalbar dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit menular, terutama Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Petugas karantina melakukan pemeriksaan intensif di berbagai pintu masuk distribusi ternak. Pemeriksaan mencakup sapi dan kambing yang akan dipasarkan kepada masyarakat untuk kebutuhan kurban.

Kepala Karantina Kalimantan Barat Ferdi mengatakan pengawasan diperketat sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat saat merayakan Iduladha. “Kami ingin memastikan seluruh masyarakat Kalimantan Barat dapat merayakan Iduladha dengan tenang tanpa rasa khawatir terhadap penyakit hewan yang dapat mempengaruhi kualitas hewan kurban,” kata Ferdi.

Baca :  Pemkab Sintang Dorong Penguatan SDM Lewat Pembinaan Kepramukaan 2026

Dalam proses pemeriksaan, petugas menerapkan prosedur karantina ketat sesuai regulasi yang berlaku. Salah satu tindakan yang dilakukan adalah penyemprotan disinfektan terhadap ternak dan kendaraan pengangkut hewan.

Langkah tersebut bertujuan meminimalisir risiko penyebaran hama dan penyakit hewan yang berpotensi terbawa melalui ternak maupun alat angkut. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh terhadap setiap hewan ternak guna mendeteksi dini gejala penyakit.

Pemeriksaan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik hewan, tetapi juga mencakup verifikasi dokumen administrasi asal ternak. Pemeriksaan dokumen dilakukan pada tahap awal untuk memastikan hewan berasal dari daerah aman dan telah melewati prosedur karantina resmi.

Baca :  Ria Norsan Lepas 1.858 Jemaah Haji Kalbar, Tekankan Layanan Ramah Lansia

Menurut Ferdi, validitas dokumen menjadi bagian penting dalam menjamin keamanan distribusi ternak ke masyarakat. Ia menambahkan kepatuhan pemilik ternak terhadap prosedur karantina turut membantu memperlancar distribusi hewan kurban di lapangan.

Karantina Kalbar berharap koordinasi antara petugas dan pelaku usaha peternakan terus diperkuat agar tercipta sistem perdagangan ternak yang sehat dan aman. Pengawasan lalu lintas hewan tersebut dinilai menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan pangan asal hewan sekaligus mencegah penyebaran penyakit ternak di Kalimantan Barat menjelang Iduladha. (*/)