Polres Singkawang Buru Pemilik Modal Tambang

SINGKAWANG, KB1- Kapolres Singkawang, AKBP Andreas Widihandoko mengaku sudah mengantongi nama pemilik modal penambang emas di Sagatani, Singkawang. Saat ini pihaknya konsisten untuk melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.

“Meski Tempat Kejadian Perkara (TKP) masih wilayah abu-abu,” katanya dikutip metrotvnews.com. Polisi juga bakal menelusuri pemodal atau cukong para pekerja tambang emas ilegal tersebut.

Diberitakan sebelumnya Sebanyak 18 pekerja tambang emas ilegal tewas tertimbun tanah longsor di pertambangan Desa Saga Tani, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Sabtu (04/10/2014). Peristiwa terjadi saat sekitar 500 warga sedang melakukan aktivitas pertambangan emas tanpa izin di lahan seluas dua hektare di daerah perbatasan Bengkayang dan Singkawang.

Adapun ke-18 pekerja asal Bengkayang itu dilaporkan tewas tertimbun akibat tak bisa menyelamatkan diri saat terjadi longsor. Pihak keluarga korban dan warga menolak rencana otopsi korban yang digelar kepolisian. Bahkan, mereka menghalangi anggota Polres Kota Singkawang yang hendak memasang garis polisi.

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1521 kali