Ritual Bakar Naga Tutup Perayaan Cap Go Meh

0
Ritual bakar naga di Komplek Pemakaman Yayasan Bhakti Suci, Jalan Adi Sucipto, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (20/2) Sore. Foto Septa Haryati

Kubu Raya – Usai beratraksi di perayaan Cap Go Meh, puluhan replika naga dibakar di Komplek Pemakaman Yayasan Bhakti Suci, Jalan Adi Sucipto, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (20/2) Sore. Ritual bakar naga menjadi rangkaian penutup Perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh di Pontianak.

Ada sekitar 26 naga dari berbagai yayasan yang mengikuti ritual bakar naga. Sebelum dibakar, naga- naga ini didoakan terlebih dahulu di Vihara Komplek Pemakaman Yayasan Bhakti Suci. Setelah itu, mereka pun melakukan atraksi di depan para penonton untuk terakhir kalinya.

Ketua Panitia Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2019 Pontianak, Djie Sen menagatakan naga yang sudah di buka mata harus dibakar. “Usai beraktrasi memang harus dibakar tidak boleh disimpan. Sebab naga harus dikembalikan ke kayangan melalui ritual ini,” tuturnya.

Di antara naga yang ikut ritual pembakaran, ada satu naga yang panjangnya mencapai 67 meter dari Yayasan Pemadam Kebakaran Merdeka Pontianak. Namun pada perayaan Cap Go Meh 2570 di Pontianak, terdapat naga terpanjang mencapai 105 meter dari Yayasan Borneo. (Ata)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 858 kali