Pemerintah Gelontorkan Stimulus Ramadan–Idulfitri 2026, Diskon Transportasi hingga Bansos

Ilustrasi Pemerintah menyiapkan paket stimulus Ramadan dan Idulfitri 2026, mulai dari diskon tiket transportasi hingga bansos pangan dan THR ASN untuk mendorong konsumsi masyarakat. Foto: hartono subagio dari Pixabay

KalbarOke.com — Pemerintah menyiapkan serangkaian stimulus ekonomi untuk mendorong konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Paket kebijakan ini diharapkan mampu mengakselerasi belanja nasional sekaligus menjaga daya beli di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp0,92 triliun untuk program diskon transportasi. Insentif ini mencakup angkutan darat, laut, penyeberangan, hingga udara.

Pada sektor perkeretaapian, pemerintah memberikan diskon tarif sebesar 30 persen melalui PT Kereta Api Indonesia untuk periode 14–29 Maret 2026. Program ini diperkirakan menjangkau sekitar 1,2 juta penumpang.

Diskon serupa juga diberikan pada angkutan laut PT Pelayaran Nasional Indonesia. Potongan 30 persen dari tarif dasar berlaku pada 11 Maret hingga 5 April 2026, dengan target penerima manfaat mencapai 445 ribu penumpang.

Baca :  Awal 2026, Manggala Agni Intensifkan Pemadaman Karhutla di Sejumlah Provinsi

Sementara itu, angkutan penyeberangan yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry memperoleh diskon 100 persen untuk tarif jasa kepelabuhanan pada 12–31 Maret 2026. Kebijakan ini diperkirakan menjangkau 403 ribu penumpang dan 945 ribu unit kendaraan, atau sekitar 2,4 juta orang.

Untuk angkutan udara, pemerintah memberikan insentif berupa penurunan harga tiket sebesar 17–18 persen. Diskon ini berlaku untuk pembelian tiket pada 10 Februari hingga 29 Maret 2026 dan berpotensi menjangkau 3,3 juta penumpang.

Selain diskon transportasi, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial pangan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat. Bantuan tersebut berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter, yang disalurkan satu kali untuk dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026, dengan total anggaran Rp14,09 triliun.

Baca :  Interpol Proses Red Notice Jurist Tan dalam Kasus Korupsi Laptop Chromebook

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran Rp55 triliun untuk pembayaran tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara, prajurit TNI, anggota Polri, serta pensiunan. Program ini menyasar sekitar 10,5 juta penerima dan mulai disalurkan pada minggu pertama Ramadan.

Melalui rangkaian stimulus tersebut, pemerintah berharap konsumsi rumah tangga meningkat dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga selama momentum Ramadan dan Idulfitri 2026. (*/)